BATAM – Ratusan pengemudi Taksi berbasis aplikasi menduduki kantor Dinas Perhubungan Kota Batam untuk mempertanyakan maksud oknum Dishub yang dianggap menjebak beberapa pengemudi, Selasa(1/8).
“Kami ini cari makan pak, kenapa pakai cara dijebak seperti ini,” ujar salah satu pengemudi taksi online.
Dadang, salah satu pengemudi taksi online mengaku dijebak saat membawa penumpang yang naik di depan Bank Riau Kepri Sungai Panas.
“Tadi ada dua orang penumpang naik di bank Riau Kepri, ternyata sampai di depan kantor Imigrasi mobil saya malah ditahan dan dibawa ke kantor Dishub,” ujarnya.
Sementara pengemudi yang lain mengaku bingung dengan tindakan oknum dishub tersebut.
“Tidak etis Pak, yang kami kumpulkan itu yang sepuluh ribu dan dua puluh ribu bukan uang ratusan ribu,” ujarnya.
Hingga berita ini diunggah, ratusan pengemudi taksi online tersebut masih menunggu pihak Dishub Batam.
Penulis : Roni Rumahorbo
Editor : Rudiarjo Pangaribuan
PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 9 Jember menggelar Pendidikan dan Pelatihan (Diklap) Refreshing…
Ajang tahunan Indonesia Economic Forum (IEF) ke-12 di ARTOTEL Suites Mangkuluhur menjadi momentum penting bagi…
BATAM - Penyidik Unit V Tindak Pidana Tertentu(Tipidter) Satreskrim Polresta Barelang masih melakukan penyelidikan kasus…
Menjelang bulan suci Ramadan, TMG Hotel Tebet, Marclan Collection, menghadirkan pengalaman Iftar yang mengangkat kebersamaan,…
LRT Jabodebek mencatat kepadatan tertinggi pada pagi hari di stasiun Harjamukti dan sore hari di…
Jakarta, 10 Februari 2026 – Bagi banyak masyarakat, mobil bukan sekadar aset, tetapi bagian penting…
This website uses cookies.