BATAM – Ratusan pengemudi Taksi berbasis aplikasi menduduki kantor Dinas Perhubungan Kota Batam untuk mempertanyakan maksud oknum Dishub yang dianggap menjebak beberapa pengemudi, Selasa(1/8).
“Kami ini cari makan pak, kenapa pakai cara dijebak seperti ini,” ujar salah satu pengemudi taksi online.
Dadang, salah satu pengemudi taksi online mengaku dijebak saat membawa penumpang yang naik di depan Bank Riau Kepri Sungai Panas.
“Tadi ada dua orang penumpang naik di bank Riau Kepri, ternyata sampai di depan kantor Imigrasi mobil saya malah ditahan dan dibawa ke kantor Dishub,” ujarnya.
Sementara pengemudi yang lain mengaku bingung dengan tindakan oknum dishub tersebut.
“Tidak etis Pak, yang kami kumpulkan itu yang sepuluh ribu dan dua puluh ribu bukan uang ratusan ribu,” ujarnya.
Hingga berita ini diunggah, ratusan pengemudi taksi online tersebut masih menunggu pihak Dishub Batam.
Penulis : Roni Rumahorbo
Editor : Rudiarjo Pangaribuan
Bulan Juli jadi waktu yang tepat untuk lebih aktif, mencoba hal baru, dan bertemu dengan…
BATAM — Lembaga Pengembangan Pesparawi Daerah (LPPD) Kota Batam dan Kementerian Agama Kota Batam angkat…
BATAM - Sidang perkara Tindak Pidana Pencucian Uang(TPPU) dari tindak pidana asal Narkotika jenis sabu…
Presiden Prabowo Subianto dan Perdana Menteri India Narendra Modi menegaskan bahwa hubungan Indonesia dan India…
Survei topografi dan pemetaan area luas membutuhkan drone yang bisa menghasilkan data orthophoto dan model…
PT BRI Multifinance Indonesia ("BRI Finance") turut mendukung penyelenggaraan BRI KKB Expo 2026 yang berlangsung…
This website uses cookies.