Categories: POLITIK

RDP Komisi I DPRD Batam, Syuzairi : Penertiban di Tanjunguma Sesuai Prosedur

BATAM – Ketua Tim Terpadu kota Batam, Syuzairi mengatakan bahwa proses penggusuran yang dilakukan di Kampung Agas, Kelurahan Tanjung Uma, Lubuk Baja sudah sesuai prosedur. Hal itu disampaikan dalam Rapat Dengar Pendapat dengan warga Kampung Agas, Kamis (19/1/2017) di ruang rapat komisi I DPRD kota Batam.

“Penertipan di Tanjung Uma sudah sesuai prosedur,” tegasnya.

Kata dia, sebelum penggusuran pihaknya sudah melayangkan SP 1,2 dan 3, namun ia heran kenapa warga mengatakan tidak ada menerima.

“Setelah saya dengar tadi ternyata sampai hanya kepada pak Zulkifli (perwakilan warga,red) dan persoalannya kenapa tidak sampai kepada warga,” ujarnya.

Menurutnya, terkait SP tersebut SOP nya adalah sebelas hari, namun setelah diketahui sudah berjalan selama satu tahun.

Ia mengatakan bahwa pada tanggal 17, ia kembali meminta waktu lagi untuk memberi kesempatan kepada warga agar mendapat ganti rugi.

“Dan terakhir saya juga telah mengeluarkan surat himbauan dan saya yakin itu sampai pada warga, karena dihadapan saya pihak PT Wiranata Tamtama menunjukkan kertas sebanyak seratus lembar dengan tanda tangan saya dan cap yang asli,” terangnya.

Syuzairi berjanji akan berkoodinasi dengan pihak Rusunawa Pemko Batam terkait warga tidak mempunyai tempat tinggal.

“Kalau soal tempat tinggal, saya akan koordinasi dengan rusunawa kita apakah masih ada,” terangnya.

Ditambahkan bahwa saat ini PT Wiranata Tamtama masih memberikan kesempatan kepada warga yang ingin mendapatkan kompensasi terkait penertiban yang terjadi.

“Tetapi dengan syarat tidak bisa seperti awal jumlahnya, dan perlu diketahui bahwa saat ini ruli telah dijadikan proyek,” pungkasnya.

Menanggapi penjelasan Syuzairi terkait SP, Sekretaris LSM Lintas Anak Negeri Zulkifli mengaku heran dan sempat mempertanyakan soal SP yang hanya sampai padanya dan bukan kepada warga.

“Memang benar sampai pada saya, namun saat itu saya tanyakan kenapa surat ini tidak langsung diberikan kepada warga, kenapa diberikan kesaya?” jelasnya.

 
Jefry Hutauruk

Redaksi - SWARAKEPRI

Recent Posts

Dari Nol ke First Trade: Strategi Trading untuk Pemula dan 5 Aset Kripto untuk Memulai Secara Lebih Terukur

Minat terhadap aset kripto terus meningkat, namun banyak investor pemula masih belum memiliki strategi yang…

58 menit ago

Dari Lahan Terbengkalai Jadi Harapan Baru, Kisah Tuah Bersatu di Pulau Kundur

Di banyak desa pesisir, penghidupan warga sangat bergantung pada musim dan cuaca. Ketika laut tenang,…

1 jam ago

Duluin Raih Startup Terbaik ASEAN, Siap Ekspansi Regional

Duluin, platform Earned Wage Access (EWA) asal Indonesia, meraih gelar Startup of the Year di…

1 jam ago

Kunjungan Wapres RI ke Proyek Bendungan Bagong, PTPP Percepat Pembangunan untuk Dukung Ketahanan Air dan Pangan

PT PP (Persero) Tbk (“PTPP”), perusahaan konstruksi dan investasi nasional di bawah naungan Danantara Indonesia,…

2 jam ago

Kemendes PDT Gandeng Pertamina Foundation Dorong Kemandirian Energi Pedesaan

Dukung komitmen PT Pertamina (Persero) dalam pembangunan desa dan daerah tertinggal melalui program Desa Energi…

4 jam ago

Solusi Drone untuk Akuisisi Data hingga Analisis Haul Road Pertambangan

Kondisi haul road yang tidak optimal berdampak langsung pada efisiensi dan keselamatan operasional tambang. Dengan…

4 jam ago

This website uses cookies.