Categories: DUNIA

Relawan Mercy Mission Relief Bantu Warga Bhaktapur Nepal

NEPAL – swarakepri.com : Setelah memberikan pengobatan gratis terhadap korban gempa bumi di beberapa wilayah di Nepal, memasuki hari ke-5 tim relawan Mercy Mission Relief asal Indonesia melanjutkan kegiatan sosialnya di wilayah Sanggah, Kecamatan Bhaktapur sekitar 1 jam perjalanan dari Timur kota Khatmandu, Minggu(21/6/2015)

Kedatangan relawan asal Indonesia diwilayah yang berada diatas ketinggian bukit 1750 dp tersebut mendapat sambutan dari masyarakat setempat.

Selain mendapat sambutan dari masyarakat, kedatangan tim relawan juga mendapat perhat perhatian dari Pemerintah Nepal melalui dukungan pemerintah yang diberikan kepada tim untuk memasuki wilayah Bhaktapur yang sulit dijangkau.

Ketua rombongan Mercy Mission Relief Indonesia, Fransiskus Irwan Widjaja mengatakan masyarakat yang berada di wilayah Sanggah sangat perlu dibantu karena wilayah tersebut sulit terjangkau sangat jarang diperhatikan oleh para relawan relawan.

“Saat kedatangan tim asal Indonesia, masyarakat sudah menunggu dibawah dan dengan sukarela mereka membawa barang barang yang telah kita siapkan untuk kita salurkan,” ujarnya kepada seputarkepri.com (AMOK Grup).

Selain itu menurut Irwan hal yang perlu dilakukan di Sanggah adalah melakukan pemulihan hati agar beban moral yang dialami oleh masyarakat paska gempa bumi berupa trauma perlu diobati.

“Pengobatan hati adalah kunci segalanya untuk menghilangkan trauma,” ujar mantan ahli peneliti hewan lulusan Amerika tersebut.

Irwan berharap dan berdoa, agar bangsa Nepal pulih dalam segala apapun baik kondisi ekonomi maupun pembangunan kota yang telah hancur lebur paska dihantam gempa bumi dan tanah longsor beberapa bulan lalu dan tim akan kembali ke tanah air pada tanggal 23 Juni 2015.

Saat berita ini ini diunggah, masyarakat Sanggah antri untuk mendapatkan pengobatan gratis dari tim dokter Mercy Mission Relief.(red/AMOK)

Redaksi - SWARAKEPRI

Recent Posts

Diperiksa Sebagai Terdakwa, Dju Seng Jelaskan Soal Izin Lahan di Tanjung Gundap Batam

BATAM - Sidang lanjutan perkara Dju Seng dalam kasus dugaan perusakan hutan lindung Tanjung Gundap…

3 jam ago

KAI Bandara Layani 3,48 Juta Penumpang pada Semester I 2026

PT Railink (KAI Bandara) mencatat telah melayani sebanyak 3.482.897 penumpang selama periode Januari hingga Juni…

4 jam ago

PF-Lestari, Inovasi Pertamina Foundation untuk Pemantauan Kehati Berbasis AI Raih APQA 2026

Di tengah meningkatnya kebutuhan transparansi, akurasi pelaporan, serta implementasi prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG),…

8 jam ago

Era Baru Diagnostik Penyakit Metabolik yang Lebih Personal Dikupas di Prodia Scientific Day 2026

Penyakit metabolik kini berkembang menjadi tantangan kesehatan yang semakin kompleks dan saling berkaitan. Kondisi seperti…

9 jam ago

PM Modi dan Prabowo Rayakan Persahabatan Indonesia-India Bersama Diaspora India

Presiden Prabowo Subianto dan Perdana Menteri India Narendra Modi menutup rangkaian agenda hari pertama kunjungan…

9 jam ago

Robotics Engineering Adalah Jurusan Masa Depan, Kenapa?

Transformasi digital di berbagai sektor, mulai dari manufaktur, otomotif, logistik, kendaraan listrik, smart mobility, hingga artificial intelligence…

10 jam ago

This website uses cookies.