Categories: DPRD BATAM

Rencana Tata Kota Batam 20 Tahun Ke Depan Hampir Rampung Dibahas Dewan

BATAM – Rancangan peraturan daerah (Ranperda) rencana tata ruang dan wilayah (RTRW) tahun 2020-2040 hampir rampung dibahas. DPRD Kota Batam bersama Pemerintah Kota (Pemko) dan BP menggenjot pembahasan Ranperda sebanyak 82 pasal dari total 89 pasal.

“Rapat kita hari ini kita sudah menyelesaikan pembahasan hingga Bab 9 pasal 82 tinggal 5 Bab lagi dengan total 7 pasal. Dimana hampir selesainya pembahasan Ranperda tersebut,” ujar Jefri Simanjuntak, Ketua Bapemperda DPRD Kota Batam, Senin (19/10/2020).

Kata dia, kekurangan-kekurangan yang ada selama pembahasan Ranperda tersebut seperti masalah Kampung Tua yang ada di wilayah Bandara, masalah HPL dan PL Kampung Tua serta beberapa permasalahan lainnya sudah menemukan titik terang.

“Dan kita berharap di bulan November nanti DPRD Kota Batam melalui Bamperda DPRD Kota Batam sudah dapat mengesahkan Ranperda tersebut,” jelasnya di ruang rapat serbaguna DPRD Batam.

Memang, Jefri tak memerinci teknis penyelesaian masalah Kampung Tua seperti yang ia minta kepada BP dan Pemko Batam pada rapat-rapat sebelumnya. Pasalnya ia masih menunggu surat dari BP dan Pemko terkait teknis penyelesaiannya.

“Kita sedang menunggu surat dari BP Batam terkait Kampung Tua yang ada di HPL BP Batam dan Kampung Tua yang ada PL pihak ketiga, terus bagaimana penyelesaian yang akan mereka lakukan dan bagaimana formatnya kita tinggal menunggu surat dari mereka,” katanya.

Seperti yang ia jelaskan, tahap teknis penyelesaian persoalan Kampung Tua di BP Batam tengah ditangani Deputi III. Setelah selesai dari Deputi III baru kemudian di kirim ke DPRD Kota Batam.

“Dari hasil penyampaian teman-teman BP Batam tadi masalah tersebut tinggal di Deputi III. Setelah selesai dari Deputi III ini tinggal kita mempelajari dan menyikapi apa isi surat yang akan mereka kirimkan baik ke Ketua DPRD Kota Batam ataupun ke Bapemperda DPRD Kota Batam,” pungkasnya.

Jefri berharap jika Ranperda ini disahkan, tidak ada lagi hal-hal yang membuat masyarakat resah atau bingung tentang rencana tata ruang dan wilayah Kota Batam selama 20 tahun ke depan./Shafix

Sholihul Abidin - SWARAKEPRI

Share
Published by
Sholihul Abidin - SWARAKEPRI

Recent Posts

RevComm Tunjuk Hargunadi Soemantri sebagai Country Manager Indonesia

Jakarta, 14 Januari 2026 — RevComm Inc., perusahaan asal Jepang penyedia solusi AI Voice Analytics, MiiTel, resmi menunjuk Hargunadi…

2 jam ago

Menelusuri Tambang Pasir Darat Ilegal dan Cut and Fill di Batam (1)

BATAM - Penambangan pasir darat ilegal dan Cut and Fill(penggalian dan penimbunan untuk meratakan  permukaan…

2 jam ago

Tragedi KM Putri Sakinah: Gerak Cepat Polda NTT, Penanganan Tuntas dan Transparan

Kupang, NTT, 14 Januari 2026 – Tragedi tenggelamnya kapal wisata semi-phinisi KM Putri Sakinah di perairan…

9 jam ago

KA Pandanwangi Tembus 1,15 Juta Penumpang di 2025, Andalan Mobilitas Wisata Tapal Kuda

Jember, Januari 2026 – Kinerja layanan KA Pandanwangi relasi Jember – Ketapang PP terus menunjukkan…

14 jam ago

Ini Tanggapan Bittime Terkait Dampak Inflasi Amerika Serikat dan Kebijakan Tarif Trump Pekan Ini

Jakarta, 13 Januari 2026 - Pasar aset kripto saat ini sedang berada dalam fase konsolidasi yang…

15 jam ago

Antisipasi Libur Isra Miraj 15–18 Januari, KAI Daop 1 Jakarta Sediakan 158 Ribu Tempat Duduk

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta mengantisipasi peningkatan mobilitas masyarakat pada libur…

22 jam ago

This website uses cookies.