Sistem Pendidikan Rugikan Mahasiswa
BATAM – swarakepri.com : Ribuan Mahasiswa Universitas Putera Batam(UPB) menggelar aksi unjuk rasa mendesak Nur Elfi Husda selaku Rektor segera dicopot dari jabatannya karena dianggap menerapkan sistem pendidikan yang membodohi dan merugikan para mahasiswa, Rabu(21/1/2015) di lokasi Kampus 1 UPB yang berada di Tembesi, Batam.
“Sistim pendidikan yang diterapkan di UPB tidak mencerdaskan tapi membodohi mahasiswa. Kebijakan yang dikeluarkan Rektor selalu merugikan para mahasiswa,” ujar Ketua BEM UPB Fery Budianto
Feri mengatakan kebijakan yang dikeluarkan Rektor UPB sangat merugikan mahasiswa. Seperti adanya denda karena terlambat membayar Biaya Operasional Pendidikan yang mencapai Rp 1 juta. Selain itu kebijakan kampus terkait penggagalan wisuda mahasiswa juga merugikan mahasiswa karena karena tidak memberikan toleransi.
“Terlambat 1 mahasiswa lansung dinyatakan gagal dan disuruh mengulang kembali tahun selanjutnya. Padahal itu bukan sepenuhnya kesalahan mahasiswa tapi juga disebabkan oleh sistem,” tegasnya.
Fery mengatakan bahwa pengurus BEM sebelumnya telah berusaha bertemu dengan rektor melalui prosedur yang ada, tapi pernah direspon dan justru melempar tanggung jawab ke pihak lain.
Dalam orasinya, para mahasiswa juga menuntut hak dosen pengampu mata kuliah dalam pembuatan soal ujian dikembalikan karena selam ini pelajaran yang diperoleh dari Dosen tidak sesuai dengan jawaban benar dari soal ujian yang ada pada sistem.
“Selama ini yang membuat soal ujian adalah sistem. Sampai sekarang kami tidak mengerti dengan sistem itu,” ujarnya. (red/AMOK)
Holding Industri Pertambangan Indonesia MIND ID terus memperkuat langkah dekarbonisasi di tengah percepatan program hilirisasi…
Pertandingan futsal persahabatan yang mempertemukan pekerja BRI Region 6 dengan pekerja PT BKS ini diselenggarakan…
Dalam memperkuat transformasi layanan yang berorientasi pada pelanggan, PT Jasa Marga (Persero) Tbk semakin menunjukkan…
PTPN IV PalmCo, Subholding Perkebunan Nusantara terus memperkuat komitmennya dalam menjaga kelestarian lingkungan dan keberlanjutan…
Minat investor Indonesia terhadap aset global terus meningkat seiring meningkatnya kesadaran akan pentingnya diversifikasi portofolio…
Pabrik Kelapa Sawit (PKS) Sei Tapung yang berada di bawah pengelolaan PTPN IV Regional III,…
This website uses cookies.