Categories: BATAM

Ribuan Rumah Tangga di Batam Kandas Karena Faktor Ekonomi

BATAM – Terhitung sejak Januari hingga Desember 2017, jumlah kasus perceraian di Batam mencapai angka 1.831 perkara. Jumlah perkara perceraian tersebut menempatkan Batam di posisi teratas dalam perhitungan jumlah perkara cerai se-Kepulauan Riau.

Humas Pengadilan Agama Batam, Ifdal mengatakan, salah satu penyebab perceraian di Batam diakibatkan faktor ekonomi yang lemah dan minimnya pekerjaan di Batam.

“Dari keseluruhan perkara cerai itu dengan alasan yang sama yaitu faktor ekonomi, terlebih banyaknya perusahaan yang tutup sehingga sangat minim lowongan pekerjaan,” kata Ifdal saat ditemui di Kantor Pengadilan Agama, Sekupang, Batam, Kamis (14/12/2017).

Ia menerangkan, kasus perceraian tersebut cukup bervariasi, yakni ditinggal suami dan memang sengaja digugat cerai oleh istri lantaran suami tak mampu menafkahi anak istrinya.

“Hampir keseluruhan istri yang menggugat cerai karena suami tidak mampu menafkahi. Selebihnya dari angka perkara cerai itu hanya 20 persen yang disebabkan oleh faktor lain,” tutur Ifdal.

Memandang dari segi perekonomian, Ifdal memperkirakan angka perceraian akan meningkat di tahun mendatang jika ekonomi di Batam masih lemah.

“Akan meningkat kalau perusahaan di Batam semakin banyak yang gulung tikar. Dari kasus yang kita sidangkan kebanyakan suaminya mantan karyawan perusahaan yang sudah tidak bekerja lagi atau yang terpaksa berhenti bekerja karena perusahaan tutup,” imbuhnya.

Ifdal khawatir tingginya angka perceraian itu menyebabkan bertambahnya jumlah wanita yang menggantungkan hidupnya pada tempat hiburan malam.

“Cuma itu pekerjaan yang tidak membutuhkan modal dan menghasilkan uang untuk kecukupan hidup,” tambahnya.

Ia berharap ekonomi di Batam dapat semakin membaik agar warga dapat hidup sejahtera dan harmonis.

 

 

 

Penulis : Syahril Sinaga
Editor   : Roni Rumahorbo

Roni Rumahorbo

Recent Posts

Eksepsi Ditolak, Sidang Perkara Dju Seng Lanjut ke Pembuktian

BATAM - Majelis Hakim Pengadilan Negeri Batam menolak eksepsi terdakwa Dju Seng anak dari Lim…

48 menit ago

Amerika Serikat Blokade Selat Hormuz, Bittime Soroti Dampaknya terhadap USDT/IDR

Kondisi geopolitik dunia saat ini sedang berada dalam tensi tinggi, menyusul langkah Amerika Serikat (AS)…

4 jam ago

Tangkap Tren Renovasi Hunian, BRI Finance Perluas Akses Pembiayaan Masyarakat yang Fleksibel

Kebutuhan akan hunian yang nyaman, fungsional, dan adaptif terhadap dinamika gaya hidup terus mengalami peningkatan…

4 jam ago

Dari Bauksit ke Baterai EV, MIND ID Bangun Rantai Hilirisasi Menuju Industri Masa Depan Indonesia

MIND ID sebagai Holding Industri Pertambangan Indonesia terus memperkuat perannya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi melalui…

4 jam ago

MiiTel Meetings Kini Dilengkapi Fitur Real-Time Talk Assistant

Solusi AI meeting analytics MiiTel Meetings yang dikembangkan oleh RevComm kini dilengkapi dengan fitur Real-Time Talk Assistant.…

4 jam ago

Harga Emas Masih Berpeluang Naik, Ini Proyeksi Terbaru Dupoin Futures

Harga emas dunia pada perdagangan hari Senin (13/04) diperkirakan masih memiliki ruang untuk melanjutkan penguatan,…

5 jam ago

This website uses cookies.