BATAM – Komisi III DPRD Kota Batam mendesak BP dan Pemko Batam, dalam hal ini Dinas Bina Marga untuk segera menanggapi masalah pembuatan jalan dan saluran drainase air di Tanjung Uma.
Hal ini disampaikan oleh Wakil Ketua Komisi III, Rohaizat ketika dikonfirmasi swarakepri, Jumat (3/7/2020) siang.
“Setelah RDP, saya sudah tiga kali mendesak Dinas Bina Marga dan saya tanyakan juga untuk segera menindaklanjuti masalah jalan dan rencana pembuatan drainase. Dinas Bina Marga mengaku masalah tersebut sudah didudukkan dengan BP Kawasan, jadi mereka masih menunggu pihak BP,” ujar anggota dewan dari fraksi PKS tersebut.
Lanjut kata dia, dirinya juga mendesak agar BP Batam dan Dinas Bina Marga menanggapi serius permasalahan tersebut.
“Jadi saya minta kepada BP Batam dan Dinas Bina Marga menanggapi serius betul masalah ini pasca-musibah longsor kemarin,” ungkapnya.
Menurutnya, tiga perusahaan yang ada di Tanjunguma sebenarnya sangat siap untuk membantu, tinggal menunggu arahan langsung dari BP Batam dan Dinas Bina Warga sesuai dengan rekomendasi Komisi III DPRD Batam pada saat RDP beberapa waktu lalu.
“Harus action cepat, karena sekarang musim penghujan jangan sampai terulang lagi musibah kemarin, karena ini bukan masalah kecil dampak dari musibah kemarin jalan utama Tanjunguma bisa rusak parah bahkan bisa putus. Tentu dampaknya sangat besar,” pungkasnya.
(Shafix)
BATAM - NCB Interpol Indonesia mengungkapkan bahwa penangkapan 210 Warga Negara Asing(WNA) yang diduga terlibat…
BATAM – Direktorat Jenderal Imigrasi menangkap 210 warga negara asing (WNA) yang diduga terlibat dalam…
Di tengah dominasi film horor dewasa yang penuh teror gelap, sebuah oase kreatif muncul dari…
Kebijakan pemerintah Brasil yang menetapkan bea anti-dumping hingga US$670 per ton terhadap sejumlah produk baja…
PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan keselamatan…
Jakarta (07/05), Dalam agenda tahunan ke-14 Jakarta Marketing Week 2026 (JAKMW-26), PT Jasa Marga (Persero)…
This website uses cookies.