Categories: BP BATAM

Rudi: Gaji Pegawai BP Batam dari UWTO

BATAM – Kepala BP Batam, Muhammad Rudi mengatakan, sampai saat ini dirinya tetap berkomitmen untuk menyelesaikan pembebasan Uang Wajib Tahunan Otorita (UWTO) bagi lahan dengan luas di bawah 200 meter.

Namun, pembebasan ini tidak dapat dikerjakan dalam waktu yang singkat. Pasalnya, ada ratusan ribu kavling yang harus melewati proses pendataan terlebih dahulu dan harus memenuhi kriteria yang telah ditetapkan.

“Jumlah kavling seluas 200 meter kebawah ada ratusan ribu, apakah setahun selesai? Nanti harus kita inventarisasi lagi. Seperti kemampuan ekonomi mereka juga akan kita kavlingin,” katanya, pada Kamis (23/01/2020).

Lanjut Rudi, sebenarnya ada satu hal yang harus diketahui. Bahwa selama ini, BP Batam dapat beroperasi melayani masyarakat, salah satu sumbernya bergantung pada PNPB (Penerimaan Pajak Bukan Negara) yang didapat dari UWTO.

Hasil yang didapat dari UWTO itu kata Rudi, digunakan untuk menggaji hingga memberi tunjangan kinerja para pegawai BP Batam. Inilah alasan mengapa ia sebagai pimpinan harus berhati-hati mengambil kebijakan terkait pembebasan lahan tersebut.

“Sebagai pimpinan, ini jadi dasar mengambil keputusan. Apa mungkin karyawan saya menganggur, tentu tidak,” ujar Rudi.

Diungkapkan Rudi, saat ini dirinya terus berupaya mencari pemasukan dari berbagai sektor guna meningkatkan pendapatan. Di mana kalau pada tahun ini pendapatan BP Batam bisa mencapai Rp 1 triliun. Perintah pembebasan lahan dari Menteri Agraria dan Tata Ruang dikatakan dapat lebih cepat diselesaikan.

“Intinya saya harus mampu mencari pemasukan buat BP Batam supaya pegawai saya bisa diselesaikan bulanannya. Kalau ini sudah tercover, maka kebijakan Menteri ATR akan kita selesaikan,” kata dia.

 

(Elang)

Redaksi - SWARAKEPRI

Recent Posts

Pacu Ekspansi Global, SUCOFINDO Perkuat SDM melalui Asesmen Asian Network Forum

PT SUCOFINDO (PERSERO) terus memperkuat daya saing melalui pengembangan sumber daya manusia (SDM) dan ekspansi…

2 jam ago

Holding Perkebunan Nusantara Percepat Transformasi ESG, PalmCo Catat Penurunan Emisi 28,88 Persen

Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) terus mempercepat implementasi prinsip environmental, social, and governance (ESG)…

2 jam ago

Gerebek Apartemen Baloi View Batam, Imigrasi Tangkap Ratusan WNA

BATAM - Tim Gabungan Direktorat Jenderal(Ditjen) Imigrasi, Kanwil Imigrasi Kepri dan Kantor Imigrasi Kelas I…

2 jam ago

Solusi Drone untuk Survey Koridor hingga Inspeksi Jaringan Transmisi

DJI Matrice 4 Series menghadirkan dua varian drone yang dirancang untuk kebutuhan survei dan inspeksi…

3 jam ago

Stablecoin Jadi Lapisan Proteksi Portofolio di Tengah Tekanan Rupiah dan Ketidakpastian Global

Di tengah meningkatnya ketidakpastian global dan tekanan terhadap mata uang emerging markets, investor mulai menggeser…

3 jam ago

KAI Bandara Perkuat Konektivitas Masyarakat Wates melalui Layanan KA Bandara YIA

KAI Bandara terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung konektivitas dan mobilitas masyarakat, khususnya di wilayah Wates…

4 jam ago

This website uses cookies.