BATAM – Wali Kota Batam, Muhammad Rudi menerima kunjungan Wali Kota Pekanbaru, Firdaus. Kunjungan kerja Pemko Pekanbaru ke Pemko Batam dilakukan dalam rangka membahas mengenai pengelolaan kas daerah yang telah berjalan dengan BNI.
Disampaikan Rudi, Batam dan Pekanbaru sudah pasti memiliki hubungan kedekatan yang sangat erat. Karena Provinsi Riau merupakan induk dari Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).
“Pak Firdaus sendiri sebelumnya juga pernah di Batam, sekitar tahun 1990 sampai 1998. Artinya sudah tahu bagaimana Batam,” kata Rudi, Rabu (6/10/2021).
Rudi mengatakan meskipun di tengah pandemi Covid-19, saat ini pihaknya tetap berupaya untuk membangun Kota Batam tanpa mengabaikan pencegahan dan penanganan Covid-19.
Terutama dari segi infrastrukturnya, mulai dari pelebaran jalan, pengembangan pelabuhan bongkar muat hingga pengembangan Bandara Internasional Hang Nadim. Itu semua dilakukan tidak lain adalah supaya ekonomi tetap dapat jalan.
“Peningkatan infrastruktur memang menjadi prioritas kami,” ujarnya.
Sementara itu, Wali Kota Pekanbaru Firdaus mengatakan bahwa sebelumnya ia memang pernah bertugas di Batam tahun 1990 sampai 1998. Ia mengakui bahwa saat ini banyak perubahan dan perkembangan yang pesat di Batam.
“Saya ucapkan terimakasih buat Pak Wali Kota Batam yang mau menerima kami. Saat ini saya melihat memang sudah banyak yang berubah, Batam berkembang sangat pesat,” kata Firdaus./MC Pemko Batam
Di tengah berbagai ketidakpastian ekonomi global, ekonomi Amerika Serikat kembali menunjukkan ketangguhannya. Hal ini terlihat…
Deretan mobil premium, modifikasi berkelas, hingga atmosfer otomotif yang kental menjadi daya tarik dalam gelaran…
MoraRepublic membagikan visinya untuk memperkuat ekosistem digital Indonesia melalui sinergi MyRepublic Indonesia dan Moratelindo dalam…
Tanggal 22 Mei kembali diperingati sebagai Bitcoin Pizza Day. Tim FLOQ juga turun membagikan Bitcoin dan Pizza…
Kehadiran long weekend Idul Adha selalu membawa teka-teki gaya tersendiri: bagaimana kita bisa mengemas pakaian yang mampu…
BATAM - Direktorat Jenderal(Ditjen) Imigrasi masih melakukan penyelidikan kasus scam trading yang melibatkan 210 Warga…
This website uses cookies.