BATAM – Sekitar 18 orang anak jalanan(anjal), pengemis dan pengamen dari mulai usia balita hingga dewasa ikut terjaring razia tim Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Batam di kawasan Nagoya-Jodoh, Senin (24/7) malam.
Pantauan SWARAKEPRI.COM sekira pukul 22.00 WIB, puluhan anak jalanan dan pengamen tersebut disisir mulai dari kawasan Windsor menuju komplek siang malam, lampu merah Simpang Nagoya, dan Kampung Bule.
Belasan anak jalanan dan pengamen tersebut diangkut menggunakan lori menuju pos Satpol PP Simpang Hotel Allium, Batuampar.
Setelah tiba di pos, seluruh anak jalanan dan pengamen di data satu per satu oleh petugas sambil diperingati.
Kepala Seksi Operasional Satpol PP Kota Batam, Anto mengatakan, setelah dilakukan pendataan, belasan anak jalanan dan pengamen tersebut akan dibawa ke mako Satpol PP Batuaji.
“Setelah ke mako kemudian akan kita serahkan ke Dinas Sosial,” kata Anto.
Selanjutnya petugas Satpol PP akan menyusuri lokasi-lokasi yang disinyalir jadi tempat berkumpulnya anak jalanan dan pengamen.
“Kegiatan ini ke depannya akan rutin kita lakukan karena menggangu estetika kota Batam,” ujarnya.
Penulis : Roni Rumahorbo
Editor : Rudiarjo Pangaribuan
Jakarta, 30 April 2026 – PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) mengawali tahun 2026 dengan…
BATAM - Jajaran Direktorat Jenderal(Ditjen) Imigrasi masih melakukan penyelidikan terkait kasus ratusan Warga Negara Asing(WNA)…
Jakarta 30 April, – Kalyce Aesthetic Clinic dengan bangga mengumumkan Grand Opening Kalyce Aesthetic Clinic, sebuah klinik…
Cuckoo, produsen peralatan rumah tangga terkemuka asal Korea Selatan, secara resmi memperkenalkan Lee Jun-ho sebagai…
Perubahan pola hidup masyarakat dalam beberapa tahun terakhir turut mendorong meningkatnya kebutuhan akan hunian yang…
Cilegon (30/4) – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, meresmikan peletakan batu pertama (groundbreaking) Proyek Hilirisasi…
This website uses cookies.