Categories: KRIMINAL

Satu Ditembak Mati, Ini Kronologi Pengungkapan Sindikat Narkoba Malaysia-Kepri

BATAM – Tim gabungan Satgas 2 Dittipid Narkoba Bareskrim Polri dan Ditresnarkoba Polda Kepri menangkap 3 orang tersangka sindikat narkoba jaringan Malaysia-Kepulauan Riau di Tanjungpinang, Selasa(5/11/2019).

Ketiga tersangka masing-masing berinsial H, E alias Apeng dan AK. Sementara satu tersangka lainnya berinisial E terpaksa ditembak mati karena melakukan perlawanan terhadap petugas.

Hal ini disampaikan Wakapolda Kepri, Brigjen Pol Yan Fitri Halimansyah kepada wartawan di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Kepri, Rabu(6/11/2019).

Yan Fitri menjelaskan, jaringan narkotika internasional ini melibatkan beberapa kelompok dan warga Negara termasuk warga Negara Indonesia.

“Barang Bukti yang berhasil diamankan adalah Narkotika jenis shabu seberat 12,200 kg brutto, 220 Butir Pil Ekstasi, Happyfive 550 Butir (55 Strip),” ujarnya.

Dikatakan bahwa pengungkapan kasus ini melalui proses penyelidikan selama 3 bulan terhadap informasi yang diberikan oleh masyarakat dan diawalii dengan tertangkapnya seorang tersangka berisial H.

“Dengan tertangkapnya tersangka H dijalan Kuantan Tanjungpinang, kemudian tim melakukan pengembangan dan berhasil mengamankan tersangka E alias Apeng yang merupakan Napi dilapas Tanjungpinang dan berperan sebagai pengendali dari temannya diluar,” kata Yan.

Berikutnya tersangka AK, warga negara Malaysia dan merupakan napi dilapas Tanjungpinang yang berperan mengendalikan jalur masuk dan pendistribusian barang Haram tersebut.

“Dari hasil interogasi terhadap tersangka E Alias Apeng dan AK, didapatkan satu tersangka lainnya berinisial E (meninggal dunia),” ujar Yan.

Dijelaskan bahwa tersangka E diamankan dirumahnya di perumahan Taman Harapan Indah Tanjung Sengkuang Kota Batam. Lalu tim membawa tersangka E untuk membertahu keberadaan pelaku jaringan lainnya yaitu Mr. X (DPO) diwilayah Marina Sekupang.

“Saat tiba dilokasi tersangka mendorong petugas dan berupaya melarikan diri, lalu dilakukan tembakkan peringatan agar yang bersangkutan berhenti. Akan tetapi tidak di gubris oleh tersangka, akhirnya dilakukan tindakan tegas terukur yang mengakibatkan meninggal dunia,” terangnya.

Sementara itu Wadirtipidnarkoba Bareskrim Polri, Kombes Pol Krisno Halomoan Siregar menambahkan bahwa keberhasilan pengungkapan kasus ini berkat sinergitas diseluruh jajaran Polri dalam menghadapi kejahatan teroganisir ini.

“Penegakan hukum ini adalah wujud dari program prioritas Bapak Kapolri yaitu penguatan penegakkan hukum yang professional dan berkeadilan, penegakkan hukum tindak pidana narkoba ini selalu menjadi hal prioritas bagi Polri,”tegasnya.

Dikatakan bahwa pelaku yang diamankan di rutan merupakan narapidana kasus yang sama yaitu kasus narkoba, dan tersangka yang melakukan perlawanan kepada petugas juga pernah mejalankan hukuman terkait dengan narkoba.

“Kami juga terus melakukan kerjasama Internasional dalam pertukaran informasi jaringan lainnya dan akan terus dilakukan analisa dan pengumpulan informasi lainnya,” jelasnya.

 

 

Penulis : Shafix/r

Editor   : Rudiarjo Pangaribuan

Redaksi - SWARAKEPRI

Recent Posts

Puragraph Vol. I: Menghubungkan Warisan Sejarah dan Generasi Muda melalui Siluet Arsitektur Heritage Belanda

JAKARTA, April 2026 – Membawa akar DNA jenama Purana yang selama ini dikenal teguh melestarikan…

10 menit ago

BRI Finance Bukukan Laba Rp91 Miliar di Tengah Dinamika Industri Pembiayaan

Jakarta, 15 April 2026 – PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) mencatatkan laba sebesar Rp91…

3 jam ago

Saat AI Tak Bisa Berdiri Sendiri: BINUS Kukuhkan Prof. Tanty Oktavia, Soroti Pentingnya Human–AI Collaboration

Di tengah percepatan transformasi digital, kolaborasi antara manusia dan kecerdasan buatan (AI) menjadi kunci dalam…

5 jam ago

Metodify Hadir sebagai Platform AI Akademik untuk Mendukung Penulisan Artikel Ilmiah

Metodify merupakan platform AI akademik yang dirancang untuk membantu mahasiswa dan peneliti dalam menyusun artikel…

6 jam ago

Perkuat Mitigasi Risiko Hukum, BRI Finance Kerja Sama dengan Kejari Jakarta Utara

Jakarta, 1 April 2026 – PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) memperkuat aspek tata kelola…

6 jam ago

Perusahaan Mulai Mengevaluasi Strategi Infrastruktur dan Keamanan IT di Tengah Transformasi Digital

Perusahaan di Indonesia mulai mengevaluasi kembali strategi infrastruktur IT, virtualisasi server, dan keamanan siber seiring…

7 jam ago

This website uses cookies.