Categories: BATAM

Secercah Harapan Karyawan Hotel Formosa Batam

BATAM – Ratusan karyawan Hotel Formosa mulai mendapatkan sedikit harapan terkait kejelasan nasib mereka pasca hotel berhenti beroperasi sejak Kamis 20 Februari 2020 lalu.

Ketua DPC KSBSI Kota Batam, Surya Darma Sitompul mengungkapkan bahwa saat ini masih dilakukan proses negoisasi jual-beli kepada pemilik gedung hotel Formosa.

“Rencana sementara, aset Hotel akan dibeli oleh pemilik gedung atau bangunan. Baru proses negoisasi,” ujarnya kepada Swarakepri, Selasa(3/3/3020) sore.

Kata dia, hal tersebut sesuai dengan kesepakatan awal seluruh karyawan. Dimana dalam tempo waktu dua bulan harus mengosongkan aset tersebut dari gedung.

“Sesuai kesepakatan awal saat tanggal 20 Februari, diberikan tempo dua bulan untuk karyawan. Artinya dalam tempo dua bulan aset hotel harus sudah kosong dari gedung,” ujarnya.

“Artinya saat ini, karyawan masih terus mencari pembeli aset tersebut dan tidak tertutup kemungkinan pemilik gedung juga,” lanjutnya.

Dikatakan bahwa saat ini para karyawan masih melakukan penjagaan terhadap aset hotel dengan melakukan pola shifting bergantian.

“Ya, masih berjaga dengan pola shifting bergantian,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua Pengurus Komisariat KSBSI Hotel Formosa, Andi Gunawan mengatakan, proses perhitungan aset telah selesai.

“Sudah selesai. Tinggal BPJS dan Jaminan Hari Tua yang belum selesai di Wasnaker Provinsi,” pungkasnya.

(Shafix)

Redaksi - SWARAKEPRI

Recent Posts

Bitcoin Pizza Day 2026: Dari Dua Loyang Pizza Menjadi Simbol Pertumbuhan Aset Digital Global dan Indonesia

Tanggal 22 Mei kembali diperingati sebagai Bitcoin Pizza Day. Tim FLOQ juga turun membagikan Bitcoin dan Pizza…

16 menit ago

The Long Weekend Edit: Panduan Gaya Menawan untuk Silaturahmi dan Liburan Idul Adha

Kehadiran long weekend Idul Adha selalu membawa teka-teki gaya tersendiri: bagaimana kita bisa mengemas pakaian yang mampu…

37 menit ago

Misteri Terungkap! Ini 2 Perusahaan Sponsor WNA Kasus Scam Trading Baloi View Batam (6)

BATAM - Direktorat Jenderal(Ditjen) Imigrasi masih melakukan penyelidikan kasus scam trading yang melibatkan 210 Warga…

3 jam ago

Ngeri! Perusahaan Asal Tiongkok Diduga Paksa Karyawan Kerja 84 Jam per Minggu Tanpa Libur

BATAM – Perusahaan manufaktur asal Tiongkok yang beroperasi di Kawasan Industri Tanjung Uncang Kota Batam…

4 jam ago

Ketahanan Rantai Pasok Jadi Fokus Strategi Operasional di Tengah Geopolitik Global

PT Krakatau Steel (Persero) Tbk / Krakatau Steel Group (KRAS) terus memperkuat strategi rantai pasok…

5 jam ago

Optimisme di Tengah Kenaikan: Harga ATK Diprediksi Normal Seiring Meredanya Konflik Global

Kondisi geopolitik internasional yang tidak menentu berdampak pada rantai pasok industri alat tulis kantor (ATK)…

6 jam ago

This website uses cookies.