Categories: PERISTIWA

Sejak 2005, Tiga Wali Kota Medan Terjerat Korupsi Berturut-turut

MEDAN-Penangkapan Wali Kota Medan Dzulmi Eldin oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menambah catatan buruk bagi Medan. Tiga Wali Kota yang pernah menjabat sejak 2005 tersangkut kasus korupsi.

Pada Selasa (15/10), Dzulmi Eldin terjerat Operasi Tangkap Tangan (OTT) KPK. Ia diduga menerima sejumlah uang dari kepala dinas jajaran Pemkot Medan.

Dari OTT yang berlangsung hingga dini hari tadi ada tujuh orang yang diamankan KPK di antaranya dari unsur Kepala Daerah/Wali Kota, Kepala Dinas PU, protokoler dan ajudan Wali Kota hingga swasta. Selain itu, penyidik juga mengamankan uang lebih dari Rp200 juta.

“Diduga praktek setoran dari dinas-dinas sudah berlangsung beberapa kali. Dalam waktu maksimal 24 jam KPK akan tentukan status hukum perkara dan pihak yang diamankan,” kata Juru Bicara KPK, Febri Diansyah.

Usai penangkapan, Rita Maharani istri Dzulmi Eldin langsung menghapus akun media sosial instagram. Padahal sang istri cukup aktif di Instagram. Ia juga memiliki 658 postingan yang berisi sejumlah kegiatan dan pelesiran di luar negeri serta 15 ribu pengikut di Instagram.

Sebelum Dzulmi, dua Wali Kota Medan pendahulunya juga tersandung kasus korupsi. Abdillah yang menjabat Wali Kota Medan periode 2005-2010 juga tersangkut kasus korupsi. Bahkan ia terjerat dua kasus sekaligus, yakni pengadaan mobil pemadam kebakaran pada 2005 serta kasus penyalahgunaan APBD Pemerintah Kota Medan 2002-2006.

Pada kasus pertama, Abdillah terbukti melakukan pengadaan mobil pemadam kebakaran tanpa melalui proses lelang. Sementara pada kasus kedua Abdillah terbukti melakukan korupsi dana daerah hingga Rp50,58 miliar selama periode 2002-2006. Atas perbuatannya pada 14 Juli 2019 Mahkamah Agung memvonisnya 4 tahun penjara

Usai Abdillah, penggantinya Rahudman Harahap Wali Kota Medan periode 2010-2015 juga terjerat kasus korupsi. Ia terbukti menggunakan Dana Tunjangan Pendapatan Aparatur Pemerintahan Desa Kabupaten Tapanuli Selatan 2005 sebesar Rp 1,5 miliar untuk kepentingan pribadi. Rahudman dihukum 5 tahun penjara dalam kasus ini.

Penangkapan itu membuat masyarakat Kota Medan terhenyak. Seorang warga Medan, Dinna NR mengaku miris sekaligus shock saat tahu berita penangkapan Eldin. Karena ini kali ketiga Wali Kota Medan terseret kasus korupsi.

“Pertama Abdillah, lalu Rahudman, kemudian Dzulmi. Peristiwa ini seolah menggambarkan kerakusan yang massif,” ujar wanita yang tinggal di Jalan Medan Johor itu.

Dia mengatakan berhubung Pilkada ada di depan mata, semestinya ini bisa jadi pelajaran bagi masyarakat khususnya warga Kota Medan untuk lebih selektif memilih dan menyaring calon pemimpin.

“Jangan hanya berbasis etnis atau usia atau pendidikan. Tapi cek sepak terjangnya, latar belakangnya. Dan sebagai warga Medan, saya benar-benar malu akan hal ini,” katanya.

Senada, Lily warga Medan Helvetia juga tak menyangka Wali Kota Medan, Dzulmi Eldin terjerat OTT KPK. Dia berharap ke depannya Kota Medan dapat dipimpin oleh sosok yang bersih dari korupsi dan benar-benar bekerja untuk masyarakat Medan.

“Sangat terkejut dengan kabar Wali Kota Medan ditangkap KPK. Benar-benar tidak nyangka, karena ini sudah kali ketiga Wali Kota Medan tersangkut kasus korupsi,” katanya.

 

 

 

 

 

 

 

Artikel ini disadur dari https://m.cnnindonesia.com/nasional/20191016165658-12-440068/tiga-wali-kota-medan-berturut-turut-terjerat-korupsi

Redaksi - SWARAKEPRI

Recent Posts

Ekonomi AS Tetap Tangguh, Data PMI Jadi Sinyal Positif untuk Investor Global

Di tengah berbagai ketidakpastian ekonomi global, ekonomi Amerika Serikat kembali menunjukkan ketangguhannya. Hal ini terlihat…

17 jam ago

BRI Finance Ramaikan The Elite Indonesia 2026 dengan Promo Spesial BRI KKB

Deretan mobil premium, modifikasi berkelas, hingga atmosfer otomotif yang kental menjadi daya tarik dalam gelaran…

1 hari ago

MoraRepublic Tegaskan Komitmen terhadap Ekosistem Digital Indonesia

MoraRepublic membagikan visinya untuk memperkuat ekosistem digital Indonesia melalui sinergi MyRepublic Indonesia dan Moratelindo dalam…

1 hari ago

Bitcoin Pizza Day 2026: Dari Dua Loyang Pizza Menjadi Simbol Pertumbuhan Aset Digital Global dan Indonesia

Tanggal 22 Mei kembali diperingati sebagai Bitcoin Pizza Day. Tim FLOQ juga turun membagikan Bitcoin dan Pizza…

1 hari ago

The Long Weekend Edit: Panduan Gaya Menawan untuk Silaturahmi dan Liburan Idul Adha

Kehadiran long weekend Idul Adha selalu membawa teka-teki gaya tersendiri: bagaimana kita bisa mengemas pakaian yang mampu…

1 hari ago

Misteri Terungkap! Ini 2 Perusahaan Sponsor WNA Kasus Scam Trading Baloi View Batam (6)

BATAM - Direktorat Jenderal(Ditjen) Imigrasi masih melakukan penyelidikan kasus scam trading yang melibatkan 210 Warga…

1 hari ago

This website uses cookies.