Categories: ASEAN

Sistem Pembayaran Digital 5 Negara ASEAN Resmi Diluncurkan

Tantangan Menanti

Ekonom Indef Eko Listyanto mengatakan kerja sama ini merupakan sebuah kemajuan pesat dalam transformasi ekonomi digital, khususnya di sektor keuangan, yang tidak saja memberi kemudahan pada konsumen, tetapi juga dari pihak produsen untuk bisa meraih “market” yang besar di masing-masing negara tersebut.

“Tujuannya tentu saja untuk meningkatkan size ekonomi dari ASEAN itu sendiri, kalau dalam konteks Indonesia kita berharap nanti bisa dimanfaatkan oleh orang-orang Indonesia untuk bisa lebih banyak menggaet pasar karena sebagian besar beberapa negara tadi punya PDB per kapita lebih tinggi dari kita seperti Malaysia, Singapura, Thailand sehingga probability untuk mereka juga akan lebih sering ke Indonesia dalam konteks pariwisata dan akan membantu market dari pelaku UMKM, atau pengusaha di Indonesia untuk lebih meluas lagi,” ungkap Eko kepada VOA.

Namun harus diakui bahwa produk-produk Indonesia masih belum cukup kompetitif jika dibandingkan dengan keempat negara ASEAN tersebut, sehingga diperlukan usaha yang cukup keras agar agar Indonesia dapat meraup keuntungan dan pasar yang berkembang pesat berkat transformasi ini.

Selain itu, tantangan lainnya adalah mengubah kebiasaan orang kaya lama atau “boomers’” untuk beralih menggunakan teknologi sistem keuangan yang sudah sedemikian canggih ini.

“Cuma pemegang uang terbanyak itu masih di boomers yang belanjanya banyak, kantongnya banyak. Jadi itu yang harus bagaimana caranya menyasarnya atau membuat habit mereka untuk bertransaksi secara digital, kadang juga masih susah karena itu adalah masalah habit. Menurut saya itu lebih tantangan, karena kan intinya mau meningkatkan size ekonomi transaksi di semua ekonomi negara ini yang ikut terlibat, tapi kalau tidak terstimulasi dengan bagaimana mendorong produk kita kompetitif agar dengan negara lain, ya bagaimana,” jelasnya.

Lebih jauh, Eko mengungkapkan perkembangan sistem pembayaran digital di lima negara ASEAN ini tidak serta merta akan berdampak signifikan untuk memulihkan perekonomian akibat dihantam pandemi COVID-19. Ia melihat sejauh ini, kerja sama tersebut hanya bersifat sebagai pendukung dari pemulihan ekonomi itu sendiri.

“Jadi difasilitasi untuk memudahkan transaksi, lebih cepat transaksinya sehingga harapannya nanti ke level volume transaksinya meningkat pada titik itu kemudian ekonomi bisa pulih. Tapi tentu untuk bisa bertransaksi lebih banyak tentu mereka juga harus punya income yang lebih banyak juga. Dan itu di tengah ekonomi global yang lesu juga tantangan. Mungkin secara teknologi ini sudah siap, tapi secara ekonominya sendiri dari daya beli masyarakat belum tentu siap juga,” pungkasnya./VOA

Page: 1 2

Redaksi - SWARAKEPRI

Recent Posts

Analisa Pasar FLOQ: Ketegangan Perang Dagang dan Pelemahan Ekonomi AS Dorong Minat Investor ke Bitcoin

Dalam Market Outlook terbaru yang dirilis oleh platform aset kripto FLOQ, dinamika geopolitik serta perubahan kondisi…

4 jam ago

Holding Perkebunan Nusantara Akselerasi Transformasi, PTPN I Fokus Digitalisasi dan Hilirisasi

PT Perkebunan Nusantara I (PTPN I), subholding dari Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero), memancang…

4 jam ago

Bianka: Angklung Otomatis yang Bawa Budaya Indonesia ke Level Teknologi

Bianka (BINUS Automated Angklung) adalah inovasi angklung otomatis yang dapat memainkan musik tanpa pemain manusia.…

5 jam ago

Dukung Pertumbuhan Berkelanjutan, BRI Finance Jalin Sinergi Strategis dengan Kejaksaan Negeri Sleman

PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) terus memperkuat komitmennya dalam menjaga kualitas pembiayaan serta penerapan…

5 jam ago

Mengenal Puguh Dwi Kuncoro, Konsultan Manajemen Bisnis di Balik KLTC® Group yang Mendorong Lahirnya Trainer Berkualitas di Indonesia

Di tengah maraknya pelatihan yang minim dampak dan kualitas trainer yang belum merata, Puguh Dwi…

6 jam ago

Kesalahan Psikologis yang Sering Dilakukan Trader di Pasar Keuangan

Keberhasilan dalam trading tidak hanya ditentukan oleh seberapa canggih algoritma yang Anda gunakan atau seberapa…

6 jam ago

This website uses cookies.