Categories: Tanjung Pinang

Soal LockDown, Wali Kota Tanjungpinang Tunggu Arahan Gubernur

TANJUNGPINANG – Wali Kota Syahrul mengaku dapat banyak masukan untuk menetapakan kebijakan lockdown di Tanjungpinang. Sebagaimana langkah Pemerintah Kabupaten Lingga pada saat ini yang telah menerapkan lockdown di daerahnya.

Secara tegas, Syahrul mengatakan bahwa pemerintahannya tidak dapat membuat kebijakan sendiri. Pasalnya Kota yang ia pimpin merupkan Ibu kota Provinsi. Sehingga kebijakan yang terkait penanganan Covid-19 harus mengikuti arahan Gubernur.

“Tanjungpinang ini ibu kota Provinsi Kepri. Jadi komandonya ada di Gubernur. Kita ini kan berada di Pulau Bintan, ada 3 Pemerintahan yakni Bintan, Pemko Tanjungpinang dan Pemprov Kepri. Harus bersama untuk lock down. Beda dengan daerah lain (Lingga),” ujar syahrul di Mapolsek Tanjungpinang Barat, Senin (30/3/2020) pagi.

Ia lantas menyampaikan bahwa Gubernur Kepri Isdianto sudah melakukan komunikasi dengan dirinya mengenai kebijakan lockdown.

“Bahkan hari ini pak Gubernur menyampaikan ke kami, saat ini lagi menunggu intruksi dari presiden dan pak Mahfud MD (Menkopolhukam) sudah berjanji akan mengeluarksn PP tentang lockdown dalam minggu ini atau isolasi daerah. Kita tunggu saja,” pungkasnya.

Sebelumnya, Pelaksana Tugas(Plt) Gubernur Kepulauan Riau, Isdianto telah menegaskan bahwa kebijakan Lockdown merupakan kewenangan Presiden Jokowi.

“Saya sampaikan kepada masyarakat Kepri agar tetap tenang dalam menghadapi persoalan ini. Saya tahu banyak masyarakat yang berkeinginan supaya saya melakukan lockdown. Lockdown adalah kewenangan Presiden, bukan kewenangan kita,”tegas Isdianto di Kantor Gubernur Kepri, Minggu (29/3/2020) sore.

Untuk itu dirinya menghimbau seluruh Wali Kota dan Bupati yang ada di Provinsi Kepri agar tidak membuat kebijakan sendiri.

“Kalau masalah lockdown, saya menghimbau kepada Bupati dan Wali Kota jangan membuat kebijakan sendiri-sendiri. Karena ini menyangkut masalah perekonomian di tempat itu juga,”tegasnya.

Meski demikian, terkait situasi dan kondisi terkini dalam penanganan Covid-19 di Provinsi Kepulauan Riau, Isdianto mengaku sudah melakukan telekonferens dengan Menko Maritim dan Investasi dan Menteri Dalam Negeri.

(Ismail)

Sholihul Abidin - SWARAKEPRI

Recent Posts

Interpol Sebut Jaringan Scammer Kamboja Mulai Bergeser ke Indonesia

BATAM - NCB Interpol Indonesia mengungkapkan bahwa penangkapan 210 Warga Negara Asing(WNA) yang diduga terlibat…

4 jam ago

Imigrasi Tangkap 210 WNA Terduga Pelaku Scam Trading di Batam, Begini Modusnya

BATAM – Direktorat Jenderal Imigrasi menangkap 210 warga negara asing (WNA) yang diduga terlibat dalam…

8 jam ago

Aditya Gumay Hadirkan ‘Ghost Buzzer’, Machika Luna, dan Musik Akustik di Hari Buruh

Di tengah dominasi film horor dewasa yang penuh teror gelap, sebuah oase kreatif muncul dari…

9 jam ago

Fenomena Tarif Baja Melebihi Harga: Bukti Distorsi Pasar Baja Global

Kebijakan pemerintah Brasil yang menetapkan bea anti-dumping hingga US$670 per ton terhadap sejumlah produk baja…

10 jam ago

KAI Daop 2 Bandung Tutup 29 Perlintasan Sebidang Tidak Terjaga Sepanjang 2025, Masyarakat Dilarang Membuka Perlintasan Ilegal

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan keselamatan…

10 jam ago

Jasa Marga Raih 5 Penghargaan dan Tantang Gen Z Berinovasi Lewat Travoy

Jakarta (07/05), Dalam agenda tahunan ke-14 Jakarta Marketing Week 2026 (JAKMW-26), PT Jasa Marga (Persero)…

10 jam ago

This website uses cookies.