BATAM – Sukarman, sopir lori yang mengaku jadi korban pengeroyokan dari oknum petugas Penindakan dan Penyidikan(P2) di Pelabuhan Roro Telaga Punggur, Batam menolak penyelesaian lewat jalur damai.
Sukarman mengungkapakan bahwa pada Minggu malam sekitar pulul 21.00 WIB, ada perwakilan Bea Cukai yang datang kerumahnya di daerah Dompak, Tanjungpinang untuk mengajak damai.
“Semalam ada yang datang sekitar empat orang utusan dari Bea Cukai ajak damai. Cuma dari keluarga kami memang tidak mau damai lagi, biar mereka itu buat pelajaran, biar tak semena-mena lagi terhadap masyarakat. Karena dari situlah mereka biar tahu, jangan seenaknya jadi petugas. Kasihan kita-kita ini yang jadi masyarakat jadi seperti ini,”ujarnya kepada SwaraKepri, Senin 16 Februari 2026 siang.
Sementara itu, Afwandi, rekan pelapor yang juga jadi saksi dalam kasus ini juga mengaku dihubungi oleh beberapa pihak untuk menyelesaikan persoalan ini lewat jalur damai.
“Saya tadi dihubungi juga oleh seseorang yang meminta dipertemukan dengan pelapor untuk ajak damai. Saya sampaikan itu bahwa itu adalah tergantung dari pihak korban,”tegasnya.
@swarakepritv Sopir Lori Korban Pengeroyokan di Pelabuhan Roro Telaga Punggur Batam Tolak Damai Sukarman, sopir lori yang mengaku jadi korban pengeroyokan dari oknum petugas Penindakan dan Penyidikan(P2) di Pelabuhan Roro Telaga Punggur, Batam menolak penyelesaian lewat jalur damai. Sukarman mengungkapakan bahwa pada Minggu malam sekitar pulul 21.00 WIB, ada perwakilan Bea Cukai yang datang kerumahnya di daerah Dompak, Tanjungpinang untuk mengajak damai. “Semalam ada yang datang sekitar empat orang utusan dari Bea Cukai, mau dudukin kami(ajak damai). Cuma dari keluarga kami memang tidak mau damai llagi, biar mereka itu buat pelajaran, biar tak semena-mena lagi terhadap masyarakat. Karena dari situlah mereka biar tahu, jangan seenaknya jadi petugas. Kasihan kita-kita ini yang jadi masyarakat jadi seperti ini,”ujarnya kepada SwaraKepri, Senin 16 Februari 2026 siang. #batam #bataktiktok#sukarman ♬ suara asli – SwaraKepriTV
Polisi Segera Panggil Terlapor Kasus Pengeroyokan Sopir Lori di Pelabuhan Roro Telaga Punggur
Penyidik Unit V Tindak Pidana Tertentu(Tipidter) Satreskrim Polresta Barelang masih melakukan penyelidikan kasus pengeroyokan terhadap supir lori bernama Sukarman yang diduga dilakukan oleh oknum Petugas Penindakan dan Penyidikan(P2) Bea Cukai Batam.
Kanit V Tipidter Satreskrim Polresta Barelang, Iptu M.Alvin Royantara mengatakan, penyidik telah melakukan pemeriksaan awal terhadap pelapor(Sukarman) terkait kasus pengeroyokan tersebut.
“Kemarin pelapor(Sukarman) baru buat laporan. Penyidik baru melakukan pemeriksaan awal kepada pelapor,”ujarnya kepada SwaraKepri, Sabtu 14 Februari 2026 malam.
Alvin juga mengatakan, penyidik juga akan mengambil keterangan dari saksi-saksi termasuk para terlapor dalam kasus tersebut. “Kemungkinan setelah libur Imlek,”tegasnya.
Saat berita ini diunggah, SwaraKepri masih berupaya melakukan konfirmasi ke Kantor Pelayanan Utama(KPU) Bea Cukai Tipe B Batam terkait adanya oknum petugas P2 Bea Cukai Batam yang diduga terlibat dalam kasus pengeroyokan terhadap sopir lori tersebut./RD
Harga emas dunia pada perdagangan hari Senin (13/04) diperkirakan masih memiliki ruang untuk melanjutkan penguatan,…
Dalam upaya memperkuat kesiapsiagaan terhadap potensi bencana dan gangguan operasional, Bank Rakyat Indonesia (BRI) melalui…
Dalam rangka meningkatkan keimanan dan memperkuat nilai-nilai spiritual di lingkungan kerja, Bank Rakyat Indonesia (BRI)…
PT Pelindo Sinergi Lokaseva (SPSL) menerima kunjungan dari PT Integrasi Aviation Solusi atau InJourney Aviation…
Dalam Market Outlook terbaru yang dirilis oleh platform aset kripto FLOQ, dinamika geopolitik serta perubahan kondisi…
PT Perkebunan Nusantara I (PTPN I), subholding dari Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero), memancang…
This website uses cookies.
View Comments