Di tengah maraknya platform digital yang berlomba menarik perhatian pelaku usaha, Sribu justru memilih pendekatan sederhana namun berani: membangun kepercayaan lewat cerita. Strategi ini terbukti berhasil.
Platform freelancer asal Indonesia ini berhasil meraih penghargaan “Multichannel Corporate Branding of the Year” dalam ajang Marketeers Editors’ Choice Award (MECA) 2025 berkat konsistensinya menghadirkan kampanye #SribuinAja.
Bagi banyak UMKM, freelancer masih dianggap kurang familiar. Tantangan tersebut akhirnya dijawab dengan membalik stigma melalui narasi baru “Berani Mimpi, Berani Mulai, Sisanya #SribuinAja”.
“Sejak awal, tantangan kami bukan cuma dikenal, tapi dipercaya. #SribuinAja kami bawa untuk menyampaikan pesan sederhana bahwa freelancer bisa jadi mitra serius bagi pertumbuhan bisnis,” jelas Alexandro Wibowo, Chief Operating Officer Sribu.
Kampanye ini hadir dalam beragam format, baik online maupun offline. Mulai dari konten digital yang mudah dicerna, aktivasi komunitas, kolaborasi dengan KOL, hingga berbagai event digelar oleh Sribu.com.
Strategi multichannel ini terbukti efektif mendobrak keterbatasan kanal komunikasi dan memperkuat engagement dengan berbagai segmen audiens.
“Kami ingin menunjukkan bahwa Sribu bukan hanya marketplace, tapi partner bagi freelancer maupun perusahaan. Melalui #SribuinAja, kami menyampaikan pesan sederhana: apa pun kebutuhan bisnis Anda – Sribuin aja,” ungkap Alex.
Hasilnya, branding bukan lagi sekadar aktivitas komunikasi, melainkan pendorong pertumbuhan brand. Dalam hitungan bulan, Sribu mencatat pertumbuhan klien terdaftar hingga 166,49% YoY dan peningkatan repeat project rate sebesar 42,18%.
Tak hanya itu, pesanan non-desain kini menyumbang 39% dari total order, naik tajam dari 8,5% sebelumnya. Kehadiran Sribu di media juga melonjak 3,5 kali lipat, menegaskan posisinya sebagai katalis transformasi digital bagi UMKM di Indonesia.
“Bagi kami, award ini jadi validasi arah branding yang kami jalankan tepat sasaran. Sribu akan terus berkomitmen menghadirkan ekosistem yang optimal bagi freelancer dan perusahaan di Indonesia,” tambah Alex.
Dengan capaian tersebut, Sribu semakin mempertegas perannya sebagai penggerak pertumbuhan bisnis berbasis talenta lokal, sekaligus rumah bagi ribuan freelancer untuk berkembang dan berkontribusi di era digital.
BATAM - Direktorat Jenderal(Ditjen) Imigrasi masih mendalami keterlibatan Warga Negara Indonesia(WNI) pasca penangkapan 210 Warga…
Liberta Hotel International turut ambil bagian dalam Belajaraya 2026, sebuah festival kolaboratif yang mempertemukan komunitas,…
BATAM - NCB Interpol Indonesia mengungkapkan bahwa penangkapan 210 Warga Negara Asing(WNA) yang diduga terlibat…
BATAM – Direktorat Jenderal Imigrasi menangkap 210 warga negara asing (WNA) yang diduga terlibat dalam…
Di tengah dominasi film horor dewasa yang penuh teror gelap, sebuah oase kreatif muncul dari…
Kebijakan pemerintah Brasil yang menetapkan bea anti-dumping hingga US$670 per ton terhadap sejumlah produk baja…
This website uses cookies.