BATAM – Kelangkaan beras di distributor menyebabkan harga beras di pasar tradisional Batam cenderung naik, khususnya beras kualitas medium.
Kepala Disperindag Batam, Zarefriadi menyatakan stok beras di Batam masih cukup hingga menunggu kiriman hasil panen dari Bulog pusat.
“Persediaan beras di kota Batam memang hampir langka, tapi persediaan tersebut masih cukup untuk memenuhi permintaan di pasar pada periode bulan Januari, Februari dan Maret. Stok minim berada pada tingkat distributor,” ujarnya ketika ditemui SWARAKEPRI dikantor Disperindag Batam, pada Kamis (15/3/2018).
Ia mengharapkan hasil panen kali ini dapat mempengaruhi harga beras medium sehingga dapat turun ke tarif HET. Pemerintah juga akan mengadakan sembako murah menjelang datangnya bulan puasa untuk menghindari kenaikan harga yang signifikan.
Sementara Kepala Bulog Kota Batam, Jamaludin mengatakan bahwa Bulog tidak pernah kekurangan apalagi minus persediaan beras karena sudah dikoordinir oleh Bulog pusat.
“Bulog di daerah dijalankan karena instruksi Bulog pusat sehingga apabila terdapat kekurangan persediaan di daerah, maka akan dilaporkan ke pusat untuk ditindaklanjuti dengan dikirim lagi persediaannya, biasanya berasal dari daerah sentra seperti Cipinang,” tutur Jamaludin.
Untuk mengendalikan harga beras di pasar, Disperindag bekerjasama dengan Bulog telah melakukan Operasi Pasar yang berakhir pada 28 Februari lalu. Selanjutnya, diganti dengan laporan stok beras di gudang distributor.
Berdasarkan data Disperindag, stok sementara beras di tingkat distributor dan gudang Bulog Batam per Maret 2018 sejumlah 3.044,01 ton.
Menjelang masa panen, pemerintah yakin persediaan beras di Batam tidak akan kurang mengingat meskipun persediaan minim tetapi masih bisa menutup permintaan pasar.
Penulis : CR 14
Editor : Siska
Harga emas dunia pada perdagangan hari Senin (13/04) diperkirakan masih memiliki ruang untuk melanjutkan penguatan,…
Dalam upaya memperkuat kesiapsiagaan terhadap potensi bencana dan gangguan operasional, Bank Rakyat Indonesia (BRI) melalui…
Dalam rangka meningkatkan keimanan dan memperkuat nilai-nilai spiritual di lingkungan kerja, Bank Rakyat Indonesia (BRI)…
PT Pelindo Sinergi Lokaseva (SPSL) menerima kunjungan dari PT Integrasi Aviation Solusi atau InJourney Aviation…
Dalam Market Outlook terbaru yang dirilis oleh platform aset kripto FLOQ, dinamika geopolitik serta perubahan kondisi…
PT Perkebunan Nusantara I (PTPN I), subholding dari Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero), memancang…
This website uses cookies.