Categories: BISNIS

Strategi Selektif BRI Finance Jaga Momentum Pembiayaan Kendaraan Akhir Tahun

Jakarta, 12 Desember 2025 – PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”), anak perusahaan BRI Group di bidang pembiayaan, menilai pasar pembiayaan kendaraan masih menyimpan potensi yang solid menjelang akhir 2025 hingga awal 2026. Di tengah dinamika kondisi ekonomi dan perubahan perilaku konsumen, kebutuhan mobilitas masyarakat serta peran perusahaan multifinance tetap menjadi penopang utama permintaan pembiayaan kendaraan.

Direktur Utama BRI Finance, Wahyudi Darmawan, menyampaikan bahwa meskipun pertumbuhan pembiayaan mobil baru diproyeksikan tidak agresif, permintaan diperkirakan tetap berjalan seiring kebutuhan masyarakat dan dukungan program pembiayaan dari industri. “BRI Finance memandang peluang tetap terbuka dengan strategi pertumbuhan selektif, fokus pada nasabah berkualitas dan penguatan manajemen risiko untuk menjaga kesehatan portofolio,” ungkap Wahyudi.

Sejalan dengan dinamika pasar, Wahyudi mengungkapkan adanya pergeseran minat konsumen ke segmen pembiayaan mobil bekas. Menurutnya, masyarakat semakin cermat dalam memilih solusi pembiayaan yang sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan finansial. Bagi konsumen, mobil bekas menawarkan alternatif yang ekonomis dengan cicilan lebih ringan, namun tetap mampu menunjang kebutuhan mobilitas. Wahyudi menambahkan, “Selain itu, terdapat pula pertumbuhan minat pada segmen pembiayaan lain yang lebih defensif dan berbasis kebutuhan, sehingga perusahaan selektif menangkap peluang tersebut dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian dan kualitas portofolio”.

Berdasarkan data internal per Oktober 2025, kontribusi pembiayaan mobil baru terhadap total portofolio BRI Finance tercatat sebesar 22,17%, dengan dominasi pada kendaraan kategori fast moving. Untuk menjaga kualitas pembiayaan, BRI Finance menerapkan proses penilaian risiko yang komprehensif terhadap calon debitur mobil baru, mencakup kemampuan bayar, riwayat kredit, dan stabilitas pendapatan. Analisis tersebut didukung oleh pemanfaatan data Sistem Layanan Informasi Keuangan [SLIK OJK], penerapan credit scoring, dan evaluasi atas rasio utang terhadap pendapatan.

Dalam upaya mendorong pertumbuhan pembiayaan mobil baru yang berkelanjutan, Wahyudi menjelaskan bahwa BRI Finance terus memperkuat kolaborasi dengan dealer dan agen pemegang merek (APM), menghadirkan program pembiayaan yang kompetitif dan fleksibel, serta mengoptimalkan kanal pemasaran digital untuk menjangkau lebih banyak nasabah. Perusahaan juga menjalankan strategi diversifikasi portofolio melalui pengembangan segmen mobil bekas, pembiayaan multiguna, serta segmen pembiayaan lainnya dengan profil risiko yang lebih terkelola.

“Diversifikasi ini dilakukan untuk menjaga keseimbangan pertumbuhan bisnis dan kualitas portofolio di tengah dinamika pasar. Selain itu, perusahaan turut mempertimbangkan karakteristik kendaraan, besaran uang muka (DP), serta tenor pembiayaan agar risiko tetap terkelola dan sejalan dengan kebijakan manajemen risiko perusahaan.” tutup Wahyudi.

Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Pondra - SWARAKEPRI

Recent Posts

Perkuat Sinergi Bisnis, KAI Services dan PT Alihdaya Nusantara Solusi Raya Tandatangani Nota Kesepahaman

Dalam rangka meningkatkan dan mengembangkan pelayanan alih daya yang professional dan memiliki standar operasional yang…

4 jam ago

Lebih dari Sekadar Jual-Beli Alat Tulis, Tokojadi Buka Ruang Promosi Gratis Bagi Pelanggan

Melanjutkan semangat tahun akselerasi yang didasari nilai integritas, Tokojadi kembali meluncurkan inisiatif baru yang berfokus…

14 jam ago

RevComm Tunjuk Hargunadi Soemantri sebagai Country Manager Indonesia

Jakarta, 14 Januari 2026 — RevComm Inc., perusahaan asal Jepang penyedia solusi AI Voice Analytics, MiiTel, resmi menunjuk Hargunadi…

17 jam ago

Menelusuri Tambang Pasir Darat Ilegal dan Cut and Fill di Batam (1)

BATAM - Penambangan pasir darat ilegal dan Cut and Fill(penggalian dan penimbunan untuk meratakan  permukaan…

17 jam ago

Tragedi KM Putri Sakinah: Gerak Cepat Polda NTT, Penanganan Tuntas dan Transparan

Kupang, NTT, 14 Januari 2026 – Tragedi tenggelamnya kapal wisata semi-phinisi KM Putri Sakinah di perairan…

1 hari ago

KA Pandanwangi Tembus 1,15 Juta Penumpang di 2025, Andalan Mobilitas Wisata Tapal Kuda

Jember, Januari 2026 – Kinerja layanan KA Pandanwangi relasi Jember – Ketapang PP terus menunjukkan…

1 hari ago

This website uses cookies.