Ia juga menekankan bahwa dengan kondisi APBD saat ini, program 100 hari yang dijanjikan beberapa calon bukanlah hal yang realistis. Menurutnya, janji-janji tersebut hanya ditujukan untuk menarik simpati.
“Dengan APBD tadi yang sudah saya jelaskan kepada bapak ibu, apa semudah itu menyesaikan permasalahan pembangunan, apalagi dalam 100 hari, maka itu jangan dengar yang manis, dengarlah yang wajar-wajar saja,” ujar Sui Hiok.
Sui Hiok mengimbau masyarakat untuk bijak dalam memilih, dengan mempertimbangkan rekam jejak serta program-program yang ditawarkan setiap kandidat./Ruslan
Page: 1 2
Tren upgrade CVT motor matic terus meningkat di Indonesia seiring tingginya kebutuhan pengguna akan akselerasi…
BATAM – PT Jasa Raharja Kantor Wilayah Kepulauan Riau menerima kunjungan akademik mahasiswa Fakultas Ekonomi…
Seiring bertambahnya usia, kebutuhan orang tua tidak hanya sebatas perhatian dan kebersamaan, tetapi juga dukungan…
BATAM - Sidang lanjutan perkara Dju Seng dalam kasus perusakan hutan lindung Tanjung Gundap IV…
BATAM - Sidang gugatan PT Energi Cipta Dana(ECD) terhadap PT Tunas Karya Persada(TKP) terkait lahan…
PT Kereta Api Indonesia (Persero) terus memperkuat kualitas pelayanan kepada pengguna LRT Jabodebek melalui peningkatan…
This website uses cookies.