Dalam hal ini memohon agar BP Batam dapat mendudukan permasalahan ini agar terciptanya rasa keadilan sesama masyarakat. Kami tetap bertempat tinggal di Belian, Masjid kami tetap dipertahankan keberadaanya .
Rencana Alokasi lahan Ke PT. Arta Wijaya Sakti ini kami keberatan dan menolak. Kami memohon agar kampung Belian ini menjadi tempat pemukiman warga asli Belian sampai ke generasi kedepan(anak cucu kami).
Sebagai Informasi tambahan, kami pernah diundang dan membuat perikatan kata sepakat dengan BP Batam melalui Direktorat Pengamanan di kantor Mako Ditpam untuk keperluan penataan Kavling Kampung Belian pada hari Kamis 27 september 2018.
Isi dari berita acara tersebut adalah akan dilakukan penetapan kavling berikut legalitasnya kepada masyarakat asli Belian. Besar harapan kami terhadap kesepakatan itu, dan kami memohon agar BP Batam dapat mengundang kami dalam Rapat atau Audiensi mengenai permasalahan ini./RD
Page: 1 2
BATAM - Kasus penipuan Kavling Bodong di wilayah Sagulung dengan terdakwa Restu Joko Widodo mulai…
Harga emas dunia diperkirakan masih bergerak dalam tekanan pada perdagangan hari Kamis (11/6). Sejumlah indikator…
PIK Avenue menawarkan pengalaman yang seru di Supergirl Adventure Station, event bertema superhero yang berlangsung…
Globalisasi industri kreatif mendorong terbentuknya ekosistem kolaborasi lintas negara yang semakin dinamis. Mahasiswa Desain Komunikasi…
PT Railink mencatat kinerja positif sepanjang periode Januari hingga Mei 2026 dengan melayani sebanyak 2,9…
Pemegang saham restui buyback Rp4 triliun dan penyegaran Dewan Komisaris sebagai penopang akselerasi transformasi digital…
This website uses cookies.