BATAM – Kepala Bidang Rehabilitasi Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kepri Ali Chozin mengatakan, pada tahun 2018 mendatang pihaknya fokus untuk melakukan sosialisasi bahaya Narkoba dan rehabilitasi terhadap pecandu Narkoba.
“Kita akan memperbanyak sosialisasi dan rehabilitasi para pecandu Narkoba, para pecandu juga punya hak yang sama secara Undang-undang memperoleh pengobatan,” kata Ali, Rabu (27/12/2017) siang.
Ia menjelaskan, masyarakat tidak diminta biaya rehabilitasi. Bahkan para pengguna yang berniat rehab tidak ditangkap selagi mau berubah dan menjauhi barang haram tersebut.
“Sosialisasi akan kita lakukan ke tempat-tempat yang rawan seperti hotel, tempat karaoke, massage, tempat portitusi, termasuk di kos-kosan, tidak terkecuali Rusun dan pemukiman,” ujarnya.
Kata dia, untuk usia pelajar dan Mahasiswa juga akan terus disosialisasikan bahaya Narkoba, karena ada beberapa para pelajar yang terindikasi menggunakan Narkoba.
“BNN akan bekerjasama dengan pihak sekolah kemungkinan juga akan ada materi tambahan tentang bahanya narkoba,” ucapnya.
Penulis : Putri Anasyah Tajri
Editor : Roni Rumahorbo
Minat terhadap aset kripto terus meningkat, namun banyak investor pemula masih belum memiliki strategi yang…
Di banyak desa pesisir, penghidupan warga sangat bergantung pada musim dan cuaca. Ketika laut tenang,…
Duluin, platform Earned Wage Access (EWA) asal Indonesia, meraih gelar Startup of the Year di…
PT PP (Persero) Tbk (“PTPP”), perusahaan konstruksi dan investasi nasional di bawah naungan Danantara Indonesia,…
Dukung komitmen PT Pertamina (Persero) dalam pembangunan desa dan daerah tertinggal melalui program Desa Energi…
Kondisi haul road yang tidak optimal berdampak langsung pada efisiensi dan keselamatan operasional tambang. Dengan…
This website uses cookies.