JAKARTA – Partai Demokrat memberikan pernyataan resmi pasca partainya tak masuk dalam jajaran Kabinet Indonesia Maju pemerintahan Jokowi-Ma’ruf Amin.
Pernyataan resmi DPP Partai Demokrat secara tegas menghormati keputusan Jokowi yang tidak menyertakan partai berlogo Mercy ini dalam pemerintahannya.
Terlepas dari ajakan Presiden Jokowi, Demokrat meyakini keputusan ini dinilai oleh Demokrat memiliki niat dan tujuan yang baik.
Lantas di mana posisi Demokrat akan ditentukan selama lima tahun ke depan?
Berdasar rilis resmi yang diterima swarakepri.com pada Rabu (23/10/2019), sikap Demokrat akan disampaikan oleh Ketua Umumnya, Susilo Bambang Yudhoyono atau SBY.
DPP Partai Demokrat juga melarang para Kadernya memberikan pernyataan pribadi terkait tidak masuknya Demokrat ke pemerintahan.
“…Diintruksikan sekali lagi agar para kader partai tidak mengeluarkan sikap dan pernyataan sendiri-sendiri…,” himbau DPP Partai Demokrat dlam pers rilis tersebut.
Selain itu, SBY juga dijadwalkan untuk menyampaikan sikap resmi terkait isu fundamental seperti kehendak perubahan konstitusi serta keinginan menghidupkan kembali GBHN.
Penulis/Editor: Abidin
Kupang, NTT, 14 Januari 2026 – Tragedi tenggelamnya kapal wisata semi-phinisi KM Putri Sakinah di perairan…
Jember, Januari 2026 – Kinerja layanan KA Pandanwangi relasi Jember – Ketapang PP terus menunjukkan…
Jakarta, 13 Januari 2026 - Pasar aset kripto saat ini sedang berada dalam fase konsolidasi yang…
PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta mengantisipasi peningkatan mobilitas masyarakat pada libur…
JAKARTA – Langkah Indonesia untuk meningkatkan nilai tambah dari sumber daya alam mineral bauksit, menjadi…
Topremit kembali menyabet penghargaan bergengsi dari Bank Indonesia sebagai ‘Penyedia Jasa Transfer Terbaik 2025’. Melalui acara…
This website uses cookies.