BATAM – BP Batam mendukung pengembangan destinasi wisata baru Tanjung Uma Berpelangi. Pencanangan dan pengecatan Tanjung Uma Berpelangi diresmikan pertama kali pada 22 April 2018 lalu, yang didukung oleh Wakil Gubernur Kepri Isdianto, Kepala BP Batam Lukita Dinarsyah Tuwo dan Walikota Batam Muhammad Rudi.
Nuratiah selaku penggagas Tanjung Uma Berpelangi menyampaikan tujuannya untuk menjadikan Tanjung Uma sebagai destinasi wisata kota Batam yang bersih,hijau dan berbudaya serta meningkatkan perekonomian masyarakat setempat.
“Program ini mengangkat tema berpelangi dengan menjadikan ikon wisata, filosofi keanekaragaman suku, ras, agama dan budaya yang mencerminkan warna-warni kehidupan di Tanjung Uma itu sendiri,” ujar Nuratih.
Salah satu prioritas kegiatan ini adalah mengembangkan unit-unit usaha yang dapat mendongkrak ekonomi masyarakat Batam dengan membentuk unit Bank Sampah, menciptakan wahana bermain dan membentuk Koperasi Syariah.
“Destinasi wisata Tanjung Uma Berpelangi merupakan program yang dicanangkan sebagai bentuk nyata terhadap meningkatnya perekonomian Batam,” katanya.
Perubahan terlihat signifikan di Tanjung Uma dengan dicatnya 100 rumah dan ramainya pengunjung yang datang di lokasi tersebut.
Program ini merupakan program lanjutan untuk mempromosikan kampung pelangi Tanjung Uma, dimana pada tanggal 26 November 2018 nantinya akan dilaksanakan kegiatan pengecatan 50 rumah, gotong royong kebersihan dan penghijauan.
Kasi Publikasi, Sazani menyampaikan bahwa BP Batam mendukung dengan adanya destinasi baru di Tanjung Uma Berpelangi.
“Dengan adanya destinasi wisata baru ini merupakan potensi untuk menarik wisatawan lokal dan mancanegara untuk berkunjung ke Batam,” terangnya.
Editor : Siska
BATAM - Sidang perkara Dju Seng pada kasus dugaan perusakan hutan lindung Tanjung Gundap IV…
BATAM - Sidang lanjutan perkara Dju Seng dalam kasus dugaan perusakan hutan lindung Tanjung Gundap…
PT Railink (KAI Bandara) mencatat telah melayani sebanyak 3.482.897 penumpang selama periode Januari hingga Juni…
Di tengah meningkatnya kebutuhan transparansi, akurasi pelaporan, serta implementasi prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG),…
Penyakit metabolik kini berkembang menjadi tantangan kesehatan yang semakin kompleks dan saling berkaitan. Kondisi seperti…
Presiden Prabowo Subianto dan Perdana Menteri India Narendra Modi menutup rangkaian agenda hari pertama kunjungan…
This website uses cookies.