Categories: BATAM

Tantimin Tantang PH Karina Sembiring Buktikan Klaim Kehilangan Barang di Kapal Marina Hawk 3

BATAM – Kuasa Hukum PT Prima Tan Bahari dari Kantor Hukum Tantimin & Rekan menanggapi somasi dari Kuasa Hukum Karina Rasmita Sembiring dari Law Firm ARSSS & Co terkait kehilangan barang bawaan penumpang Kapal Marine Hawk Tanggapan somasi dengan nomor 147/KHTR/PTB/TS-KRS/VIII/2025 tersebut dikirimkan Rabu 20 Agustus 2025.

Tantimin menegaskan, pihaknya menantang Kuasa Hukum Karina untuk membuktikan klaim soal kehilangan barang bawaan penumpang di Kapal Marine Hawk 3.

“Kita bicara hukum tentu harus dibuktikan dengan bukti-bukti, oleh karena itu kami tantang Rekan Ris Susanto dkk sebagai Kuasa Hukum Karina Sembiring untuk membuktikan klaim soal kehilang barang,”ujarnya kepada SwaraKepri, Rabu 20 Agustus 2025 malam.

Menurut Pengacara yang juga Dosen Fakultas Hukum Universitas Internasional Batam, beberapa hal yang ditantang untuk dibuktikan adalah, pertama, apakah ada dapat membuktikan bahwa benar Karina menumpang kapal Marine Hawk 3 dari Johor Bahru tujuan Batam (tiket kapal).

Kedua, apakah ada bukti yang dapat membuktikan benar Karina telah berbelanja di Malaysia dan telah membeli beberapa barang yang diklaim Karina telah hilang.

Ketiga, apakah barang bawaan penumpang milik Karina tersebut dibawa sendiri(hand carry) atau dititipkan kepada ABK(crew) kapal.

Keempat, apakah ada bukti-bukti bahwa barang bawaan penumpang milik Karina tersebut ada dimasukkan ke dalam kapal Marine Hawk 3.

Bendahara DPC Peradi Kota Batam ini juga mengatakan bahwa dalam tanggapan somasi tersebut, pihaknya juga menyertakan bukti-bukti untuk menguatkan pernyataan Kuasa Hukum PT Prima Tan Bahari.

“Kami menyertakan bukti yang menguatkan pernyataan kami. Argumen harus disertai bukti-bukti,”beberanya.

Ia juga mempersilahkan Kuasa Hukum Karina jika membuat laporan pidana atau perdata.

“Kalau pun kuasa hukum Karina mau lapor pidana atau gugat perdata, silakan itu hak mereka. Sejatinya Karina sudah melapor ke Polresta Barelang tapi ditolak, karena tidak berdasar dan tidak ada bukti,”pungkasnya./RD

Redaksi - SWARAKEPRI

Recent Posts

Fakta Baru di Sidang Dju Seng, PH Jelaskan Soal Surat BP Batam ke KLHK

BATAM - Sidang perkara Dju Seng pada kasus dugaan perusakan hutan lindung Tanjung Gundap IV…

2 menit ago

Diperiksa Sebagai Terdakwa, Dju Seng Jelaskan Soal Izin Lahan di Tanjung Gundap Batam

BATAM - Sidang lanjutan perkara Dju Seng dalam kasus dugaan perusakan hutan lindung Tanjung Gundap…

3 jam ago

KAI Bandara Layani 3,48 Juta Penumpang pada Semester I 2026

PT Railink (KAI Bandara) mencatat telah melayani sebanyak 3.482.897 penumpang selama periode Januari hingga Juni…

5 jam ago

PF-Lestari, Inovasi Pertamina Foundation untuk Pemantauan Kehati Berbasis AI Raih APQA 2026

Di tengah meningkatnya kebutuhan transparansi, akurasi pelaporan, serta implementasi prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG),…

8 jam ago

Era Baru Diagnostik Penyakit Metabolik yang Lebih Personal Dikupas di Prodia Scientific Day 2026

Penyakit metabolik kini berkembang menjadi tantangan kesehatan yang semakin kompleks dan saling berkaitan. Kondisi seperti…

10 jam ago

PM Modi dan Prabowo Rayakan Persahabatan Indonesia-India Bersama Diaspora India

Presiden Prabowo Subianto dan Perdana Menteri India Narendra Modi menutup rangkaian agenda hari pertama kunjungan…

10 jam ago

This website uses cookies.