Categories: BATAMKRIMINAL

Terlibat Kasus Pencucian Uang Judi Online, Bos Money Changer Batam Dituntut 4 Tahun Penjara

BATAM – Direktur PT Dias Makmur Sejahtera, Fandias Tan dan rekannya Juni Hendrianto dituntut empat tahun penjara oleh Jaksa Penuntut Umum(JPU) dalam sidang yang digelar di Pengadilan Negeri Batam. Keduanya didakwa terlibat dalam tindak pidana pencucian uang hasil perjudian online melalui situs W88.

JPU Piter Louw dalam sidang yang dipimpin Ketua Majelis Hakim Vabiannes Stuart Watimenna mengatakan, kedua terdakwa turut mendistribusikan serta mentransmisikan informasi elektronik terkait perjudian secara ilegal.

“Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa masing-masing selama empat tahun penjara serta denda Rp4,375 miliar. Jika denda tidak dibayar, maka diganti dengan pidana kurungan selama delapan bulan,” kata JPU Piter Louw dalam sidang, Senin (17/2/2025).

Fandias dan Juni didakwa melanggar Pasal 45 Ayat 2 jo Pasal 27 Ayat 2 Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2019 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik, serta Pasal 55 Ayat 1 ke-1 KUHP. Selain itu, mereka juga dinyatakan bersalah menerima dan menampung dana dari transaksi ilegal, sebagaimana diatur dalam Pasal 82 Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2011 tentang Transfer Dana.

Dalam persidangan, JPU mengungkap bahwa PT Dias Makmur Sejahtera melalui Dias Makmur Sejahtera Money Changer, yang bergerak di bidang penukaran uang asing, berperan dalam mengonversi dana perjudian menjadi mata uang crypto USDT (Tether).

Modus operandi yang dijalankan yakni menerima transfer dana dalam bentuk rupiah dari rekening milik Susilo, yang belakangan diketahui sebagai identitas samaran dari Edi Sino alias Jonni. Dana tersebut lalu ditukar ke USDT dan dikirim kembali ke dompet digital Susilo.

Hasil penyelidikan Kepolisian dan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) menunjukkan bahwa kedua terdakwa merupakan bagian dari jaringan judi online internasional. PT Dias Makmur Sejahtera diduga memperoleh keuntungan Rp657 juta dari transaksi yang mencapai lebih dari Rp1 miliar.

Situs judi online W88, yang menjadi sumber dana ilegal ini, dikenal sebagai salah satu platform perjudian terbesar di Asia. Layanan yang ditawarkan meliputi taruhan olahraga, permainan slot, dan lotre dengan transaksi yang difasilitasi melalui transfer bank dan dompet digital.

Sebelumnya, aparat penegak hukum telah menindak sejumlah situs serupa seperti SBOTOP, 1XBET, dan Liga Ciputra. Beberapa pengelola telah dijatuhi hukuman, sementara lainnya masih menjalani proses hukum di PN Batam.

Page: 1 2

Redaksi - SWARAKEPRI

View Comments

Recent Posts

Tak Hanya Nvidia, Dua Saham Ini Jadi Incaran Investor Berbasis Fundamental

Di tengah pasar saham Amerika Serikat yang masih diwarnai volatilitas akibat ketidakpastian suku bunga, inflasi,…

2 jam ago

Dodi dan Junico Saling Memaafkan, Keributan di Grand Batam Mall Berakhir Damai

‎BATAM - Keributan yang terjadi di sebuah Mall mewah Batam yang sempat trending di media…

3 jam ago

Akselerasi Inovasi Teknologi, SUCOFINDO Gelar IMPACT Perkuat Transformasi Layanan TIC Berteknologi Tinggi

PT SUCOFINDO (PERSERO) terus memperkuat komitmennya dalam membangun budaya inovasi sebagai fondasi utama untuk mendorong…

4 jam ago

TNI Habema Bergerak Lebih Cepat, Ancaman Kelompok Bersenjata di Intan Jaya Berhasil Dicegah

Komando Operasi (Koops) TNI Habema kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga stabilitas keamanan di Papua. Melalui…

7 jam ago

Solid! Serikat Pekerja PAM JAYA Perkuat Sinergi, Dukung Target Air Perpipaan untuk Seluruh Jakarta

PAM JAYA kembali menyelenggarakan Union Gathering 2026 sebagai agenda tahunan untuk memperkuat sinergi, harmonisasi hubungan…

9 jam ago

Di Balik Perjalanan Aman LRT Jabodebek, Ada Kesiapsiagaan Petugas yang Terus Dilatih

Petugas LRT Jabodebek rutin berlatih menghadapi berbagai kondisi darurat agar penanganan berlangsung cepat, tepat, dan…

9 jam ago

This website uses cookies.