Categories: BATAM

Terungkap! Ini Modus Pungli Oknum Imigrasi Terhadap WNA di Pelabuhan Batam

BATAM – Kantor Wilayah(Kanwil) Ditjen Imigrasi Kepulauan Riau mengakui adanya dugaan pungutan liar(pungli) yang dilakukan oleh oknum petugas Imigrasi di Pelabuhan Internasional Batam Center terhadap Warga Negara Asing(WNA) asal Myanmar berinisial Nay seperti yang dilaporkan media singapura, mothersip.

Kakanwil Ditjen Imigrasi Kepri, Ujo Sutojo menjelaskan bahwa dugaan pungli tersebut berawal dari adanya permasalahan yang dialami oleh Nay soal tiket pulang ke negara asal.

“Dia tidak membawa itu(tiket pulang), sesuai SOP itu harus dilakukan pendalaman, jangan sampai disini(Indoensia) dia OS(Overstay)”ujarnya saat konperensi pers di Kantor TPI Imigrasi Batu Ampar, Batam, Kepulauan Riau, Minggu 29 Maret 2026.

Ujo menjelaskan saat Nay menunggu diruangan asisten supervisor tersebut ada oknum pihak ketiga atau calo yang bernegosiasi dengan WNA Myanmar tersebut untuk dibantu petugas Imigrasi.

“Diruangan asisten supervisor dia memnunggu, cuma disini ada oknum pihak ketiga. Ada yang bilang dia agen, ada yang bilang dia calo, nego dengan WNA Myanmar ini dan memohon dibantu sama asisten supervisor. Pada saat itu asisten supervisor bantu untuk masuk ke Indonesia,”terangnya.

Ia menegaskan setelah dilakukan pendalaman, ada indikasi unsur uang antara oknum petugas Imigrasi dengan pihak ketiga yang mengaku agen.

“Dari data awal, ada indikasi unsur uang yang terjadi pada saat itu,”tegasnya.

@swarakepritv Terungkap! Ini Modus Pungli Oknum Imigrasi Terhadap WNA di Pelabuhan Batam Kantor Wilayah(Kanwil) Ditjen Imigrasi Kepulauan Riau mengakui adanya dugaan pungutan liar(pungli) yang dilakukan oleh oknum petugas Imigrasi di Pelabuhan Internasional Batam Center terhadap Warga Negara Asing(WNA) asal Myanmar berinisial Nay seperti yang dilaporkan media singapura, mothersip. Kakanwil Ditjen Imigrasi Kepri, Ujo Sutojo menjelaskan bahwa dugaan pungli tersebut berawal dari adanya permasalahan yang dialami oleh Nay soal tiket pulang ke negara asal. “Dia tidak membawa itu(tiket pulang), sesuai SOP itu harus dilakukan pendalaman, jangan sampai disini(Indoensia) dia OS(Overstay)”ujarnya saat konperensi pers di Kantor TPI Imigrasi Batu Ampar, Batam, Kepulauan Riau, Minggu 29 Maret 2026. Ujo menjelaskan saat Nay menunggu diruangan asisten supervisor tersebut ada oknum pihak ketiga atau calo yang bernegosiasi dengan WNA Myanmar tersebut untuk dibantu petugas Imigrasi. “Diruangan asisten supervisor dia memnunggu, cuma disini ada oknum pihak ketiga. Ada yang bilang dia agen, ada yang bilang dia calo, nego dengan WNA Myanmar ini dan memohon dibantu sama asisten supervisor. Pada saat itu asisten supervisor bantu untuk masuk ke Indonesia,”terangnya. Ia menegaskan setelah dilakukan pendalaman, ada indikasi unsur uang antara oknum petugas Imigrasi dengan pihak ketiga yang mengaku agen. “Dari data awal, ada indikasi unsur uang yang terjadi pada saat itu,”tegasnya. Kasubdit Kepatuhan Internal(Patnal) Ditjen Imigrasi, Washington Napitupulu mengungkapkan bahwa setelah pemberitaan dugaan pungli tersebut viral, pihaknya langsung diperintahkan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan ke Batam untuk melakukan investigasi. “Investigasi masih berjalan, karena ada beberapa personel dari kita dan ada beberapa pihak eksternal yang harus kita periksa juga. Mudah-mudahan dalam waktu tidak terlalu lama akan selesai. Hasilnya akan kita laporkan terlebih dahulu ke Menteri untuk direkomendasikan penjatuhan disiplin atau kode etik,”terangnya. Washington menegaskan bahwa saat ini oknum petugas Imigrasi yang diduga terlibat dalam pungli tersebut telah diberhentikan sementara dari tugasnya. “Memberhentikan sementara dari tanggung jawab dan tugas, dan saat ini statusnya terperiksa,”tegasnya. #imigrasi #imigrasibatam #punglitka ♬ suara asli – SwaraKepriTV

Kasubdit Kepatuhan Internal(Patnal) Ditjen Imigrasi, Washington Napitupulu mengungkapkan bahwa setelah pemberitaan dugaan pungli tersebut viral, pihaknya langsung diperintahkan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan ke Batam untuk melakukan investigasi.

“Investigasi masih berjalan, karena ada beberapa personel dari kita dan ada beberapa pihak eksternal yang harus kita periksa juga. Mudah-mudahan dalam waktu tidak terlalu lama akan selesai. Hasilnya akan kita laporkan terlebih dahulu ke Menteri untuk direkomendasikan penjatuhan disiplin atau kode etik,”terangnya.

Washington menegaskan bahwa saat ini oknum petugas Imigrasi yang diduga terlibat dalam pungli tersebut telah diberhentikan sementara dari tugasnya.

“Memberhentikan sementara dari tanggung jawab dan tugas, dan saat ini statusnya terperiksa,”tegasnya.

Sedangkan untuk oknum pihak ketiga atau calo yang diduga terlibat masih dilakukan pemeriksaan. “Untuk pihak ketiga yang diduga terlibat dalam tindakan ini sementara masih kita lakukan pemeriksaan, dan statusnya masih terperiksa. Nanti akan kita laporkan ke pimpinan untuk kelanjutannya,”ujarnya.

Washingtom mengungkapkan dari hasil pemeriksaan awal, oknum calo mengaku memungut sebesar SGD 100 untuk satu orang WNA.

“Dari pengakuan calo, pertama kali mereka minta masing-masing 100 SGD, kemudian ada negosiasi. Dari 3 orang (WNA) turun menjadi SGD 250. Dari pihak ketiga(calo) ini memberikan uang kepada petugas kita sebesar SGD 150, dan sisanya kita duga dipegang oleh pihak ketiga ini,”jelasnya.

Page: 1 2

Redaksi - SWARAKEPRI

View Comments

Recent Posts

KAI Logistik Fokus Kembangkan Pergudangan, Siapkan Gudang Ramah Lingkungan Modern di Bandung dan Purwokerto

PT Kereta Api Logistik (KAI Logistik) memperkuat strategi bisnisnya di tahun 2026 dengan fokus pada…

6 jam ago

Cara Menabung Sedikit tapi Konsisten di Tengah Banyak Pengeluaran

Menabung tetap bisa dilakukan meski pengeluaran terasa makin banyak. Kuncinya bukan langsung menyisihkan nominal besar,…

6 jam ago

Ini Stasiun Pengguna LRT Jabodebek Terpadat Saat Jam Berangkat Kerja, Didominasi Menuju Jakarta

Pada weekday Januari–April 2026, kepadatan LRT Jabodebek tertinggi terjadi pukul 06.00–09.00 WIB. Stasiun Harjamukti memimpin…

7 jam ago

Barang yang Harganya Sering Mendadak Naik Saat Iduladha

Hari raya sering bikin beberapa kebutuhan mendadak naik harga, termasuk saat Iduladha. Penyebabnya biasanya sederhana:…

7 jam ago

Gelar S2 dari Boston University Tanpa Ribet? Ini Cara Cepatnya!

Siapa bilang mendapatkan gelar magister harus menunggu bertahun-tahun setelah lulus sarjana? Di era yang serba…

7 jam ago

Kenapa Bank dengan Layanan Digital Mulai Jadi Pilihan Generasi Produktif

Bank dengan layanan digital mulai banyak digunakan generasi produktif karena menawarkan akses layanan keuangan yang…

7 jam ago

This website uses cookies.