Categories: BATAMHeadlines

Terusan Suez Inspirasi Pembangunan Pelabuhan di Batam

BATAM – Badan Pengusaha (BP) Batam menggelar pertemuan dengan SCA Suez Canal Authority tepat pukul 10 pagi waktu setempat di Kantor SCA Suez Canal, Mesir,  pada Senin (1/10/2018). 

Pertemuan BP Batam ini diterima oleh Jenderal Angkatan Laut Ahmed Aribi, General Manager Pajak dan Cukai, Ahmed Mahmaout dan Kepala Hubungan Luar Negeri, Khalid Tuha. 

Pertemuan dipimpin langsung oleh Kepala BP Batam, Lukita Dinarsyah Tuwo, yang didampingi oleh Direktur PTSP, Ady Soegiharto, Kasubdit Humas, M. Taofan, Kasi Media Promosi, Ariastuty Sirait serta beberapa pengusaha Batam yaitu Hendra Asman, Cheng Liang, Mulyadi dan Kabid Ekonomi KBRI di Kairo, Yubil Septian.

SCA Suez Canal Authority atau Otoritas Terusan Suez merupakan salah satu saluran air terpenting di dunia yang didirikan pada 26 Juli 1956, adalah publik dan otoritas independen yang berada langsung dibawah Perdana Menteri, yang bertugas mengelola, mengoperasikan, menggunakan, memelihara dan meningkatkan Terusan Suez. 

Terusan Suez merupakan jalur air laut buatan yang menjorok ke utara ke selatan melintasi Tanah Genting Suez di Mesir untuk menghubungkan Laut Tengah dan Laut Merah. Kanal memisahkan benua Afrika dari Asia dan menyediakan rute maritim terpendek antara Eropa dan daratan yang terletak di sekitar samudra Pasifik India dan barat sehingga Terusan Suez menjadi jalur pelayaran yang paling banyak digunakan di dunia sehingga potensi ekonomi amat sangat besar berada di terusan ini.

Kanal ini banyak digunakan oleh kapal-kapal modern karena merupakan penyeberangan tercepat dari Samudera Atlantik ke Samudra Hindia. Pembayaran tol oleh kapal merupakan sumber pendapatan penting bagi pemerintah Mesir. Peran SCA Mesir dalam pengelolaannya menjadi dasar bagi BP Batam untuk berkunjung dan menciptakan peluang kerja sama.

Kawasan Suez Canal Special Economic Zone yang luasnya mencapai 460.6 km persegi terdiri dari 6 pelabuhan dan 4 kawasan industri. Saat ini telah terdapat 68 perusahan nasional dan multinasional yang beroperasi di daerah tersebut. 

Pada kesempatan ini, BP Batam melihat langsung juga Terusan Suez kedua yang selesai dibangun pada tahun 2016 setelah pembangunannya dimulai tahun 2015 atas swadaya masyarakat Mesir itu sendiri untuk menggenjot perekonomian mereka dengan membeli saham publik. 

Jenderal Angkatan Laut Ahmed Aribi menjelaskan, “Dalam waktu 1 tahun, Terusan Suez kedua yang panjangnya 72 km paralel dengan Terusan Suez pertama yang menghubungkan Asia dan Afrika sudah menjadi permata baru di Timur Tengah,” ungkapnya.

Kanal baru ini akan memfasilitasi lalu lintas di dua arah dan meminimalkan waktu tunggu untuk transit kapal, yang tentu akan mengurangi waktu yang diperlukan untuk perjalanan dari satu ujung kanal ke ujung lainnya dan diprediksi terusan ini dapat menjadi rute alternatif untuk mengantisipasi lonjakan pertumbuhan perdagangan dunia.

Terobosan ini menjadi momentum baik bagi BP Batam untuk membuka peluang kerja sama di bidang kepelabuhanan dan sektor yang lain yang mungkin dikolaborasikan oleh kedua otoritas wilayah .

Hendra, perwakilan dari pengusaha Batam, mengatakan salah satu point penting yang harus segera ditangkap dari hasil pertemuan adalah terbukanya peluang kerjasama, ekspor import dan di bidang perikanan. 

Kepala BP Batam, Lukita Dinarsyah Tuwo, mengatakan bahwa pembangunan terusan baru ini menjadi inspirasi pembangunan pelabuhan di Batam, “Saya optimis dengan semangat kerjasama dan cita-cita yang luhur untuk mengembangkan Batam, semua mimpi bisa menjadi kenyataan,” ujarnya.

Selain itu, delegasi juga mengunjungi wilayah perikanan yang luasnya 7500 hektar yang telah mampu memenuhi kebutuhan masyarakat Mesir yang berjumlah 100 juta penduduk.

Pertemuan tersebut diakhiri dengan mengundang Suez Canal Authority untuk berkunjung ke Batam serta menjalin kerjasama untuk pembangunan di kedua daerah tersebut. (Cr)

Editor : Siska

Redaksi - SWARAKEPRI

Recent Posts

Kontribusi Nyata untuk Ekonomi Kerakyatan, BRI Setorkan Dividen Terbesar Sepanjang Sejarah di Bawah Supervisi Danantara

Di bawah supervisi Danantara, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk terus memperkuat perannya sebagai penggerak…

13 menit ago

Kesalahan Menyimpan Dana Darurat yang Sering Dilakukan

Dana darurat sebaiknya mudah diakses saat dibutuhkan. Sayangnya, masih banyak orang yang fokus mengumpulkan dana…

13 menit ago

Pemerintah Perluas Akses KPR Subsidi FLPP bagi Pekerja Informal, Mitra Driver Gojek Kini Bisa Nikmati DP 0%

Melalui program ini, Mitra Driver Gojek yang memenuhi persyaratan berkesempatan memiliki rumah pertama melalui skema…

48 menit ago

Saatnya Renovasi Rumah, BRI Finance Siapkan Solusi Pendanaan Tunai

Jakarta, 4 Juni 2026 – Peran rumah dalam kehidupan masyarakat terus berkembang seiring perubahan pola…

1 jam ago

Bawa Pulang Mobil Baru Lebih Ringan Bersama KKB BRI Finance 3,97% Flat

Di tengah perubahan pola mobilitas masyarakat dan meningkatnya kebutuhan akan kendaraan yang mendukung aktivitas sehari-hari,…

2 jam ago

Dorong Ketahanan Pangan, Pelabuhan Tanjung Wangi Optimalkan Layanan Bongkar Muat

PT Pelindo Multi Terminal, anak usaha PT Pelabuhan Indonesia (Persero), bidang operasional terminal nonpetikemas kembali…

2 jam ago

This website uses cookies.