Ales Bialiatski, ketua kelompok hak asasi Belarusia Vyasna, di Minsk, Belarus, pada Rabu, 2 November 201. Ia adalah salah satu penerima nobel perdamaian pada tahun ini. (Foto: AP)
VOA – Hadiah Nobel Perdamaian tahun ini diberikan kepada tiga penerima: Ales Bialiatski, salah seorang penggagas gerakan demokrasi yang muncul di Belarus pada pertengahan 1980-an, dan dua organisasi hak asasi manusia — Memorial, organisasi di Rusia, dan Center for Civil Liberties, organisasi di Ukraina.
Penghargaan Perdamaian tahun lalu diberikan kepada Maria Ressa dari Filipina dan Dmitry Muratov, orang Rusia. Komite Nobel mengatakan keduanya menerima penghargaan itu “atas upaya mereka menjaga kebebasan berpendapat, yang merupakan prasyarat untuk demokrasi dan perdamaian abadi.”
Penghargaan ini disertai hadiah hampir $1 juta dolar dan medali emas 18 karat.
Muratov menjual medali emasnya untuk membantu anak-anak Ukraina yang terlantar akibat perang. Seorang dermawan yang tidak disebut namanya membeli cakram emas itu $103,5 juta.
Pemenang lain dari Hadiah Nobel Perdamaian yang bergengsi termasuk: Martin Luther King, Jr., Palang Merah, Nelson Mandella, Mother Theresa, International Campaign to Abolish Nuclear Weapons (Kampanye Internasional untuk Penghapusan Senjata Nuklir), Dag Hammarskjold, dan Barack Obama.
Hadiah itu tidak diberikan selama Perang Dunia II, dari 1940 hingga 1945./VOA
PT Metropolitan Land Tbk dengan kode emiten MTLA menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST)…
Libur panjang sering dianggap sebagai periode yang menguntungkan bagi pelaku usaha. Aktivitas masyarakat meningkat, pusat…
BATAM – Sebuah perusahaan manufaktur asal Tiongkok tengah menjadi sorotan publik akibat pemberlakuan jam kerja…
Memperingati Hari Idul Adha 1447 Hijriah, PT SUCOFINDO (PERSERO) melaksanakan kegiatan penyembelihan hewan kurban secara…
Dalam upaya menjaga kesehatan sekaligus mempererat kebersamaan antarpekerja, manajemen BRI Region 6/Jakarta 1 menggelar kegiatan…
BATAM - Kepala Badan Pendapatan Daerah(Bapenda) Kota Batam, Raja Azmansyah menegaskan bahwa PT Kerabat Budi…
This website uses cookies.