Categories: KEPRI

Tim Patroli Polair Gagalkan Pengiriman 47 Pekerja Ilegal di Perairan Barelang

BATAM-Tim patroli Ditpolair Korpolairud Baharkam Polri berhasil menggagalkan pengiriman pekerja Migran Indonesia yang ilegal di Pulau Cemara atau sekitar perairan  selat Riau, Barelang, Batam pada Jumat (11/1/2019) dini hari.

Sesuai dengan rilis yang diterima swarakepri.com pada Senin (14/1/2019), setelah dilakukan pengejaran dan pemeriksaan, tim patroli yang menggunakan KP. Baladewa-8002 ini menemukan 47 orang pekerja yang ternyata ilegal. 45 orang laki-laki dan 2 orang perempuan.

“Setelah dimintai keterangan, semuanya akan diberangkatkan ke Malaysia tanpa dokuman yang sah,” kata Kabid Humas Polda Kepri, Kombes Erlangga.

Sementara Nahkoda dan ABK speed boat berhasil melarikan diri dengan cara melompat ke laut.

Selanjutnya, petugas mengamankan barang bukti 1 unit speed boat tanpa nama warna abu-abu bermesin tempel merk yamaha x 200 PK, 2 unit handphone merk Nokia.

“Barang bukti beserta 47 pekerja akan dibawa ke Batuampar untuk pemeriksaan lebih lanjut,” jelasnya.

Atas perbuatannya tersangka dikenakan pasal 81 jo pasal 69 jo pasal 86 huruf c jo pasal 72 huruf c Undang-Undang Republik Indonesia nomor 18 tahun 2017 tentang Pelindungan Pekerja Migran Indonesia, yang berbunyi :

Pasal 81 ”orang perseorangan yang melaksanakan penempatan pekerja migran indonesia sebagaimana dimaksud dalam pasal 69 dipidana dengan pidana penjara paling lama 10 (sepuluh) tahun dan denda paling banyak rp. 15.000.000.000,00 (lima belas miliar rupiah).

Pasal 69 ”orang perseorangan dilarang melaksanakan penempatan pekerja migran indonesia”

Pasal 86 huruf c ”menempatkan pekerja migran indonesia tanpa SIP2MI sebagaimana dimaksud dalam pasal 72 huruf c”

Pasal 72 huruf c ”menempatkan pekerja migran indonesia tanpa SIP2MI”.

 

 

Editor : Siska

Redaksi - SWARAKEPRI

Recent Posts

Harga Emas Hari Ini Berpotensi Uji Resistance Baru, Simak Analisis Dupoin Futures

Harga emas diperkirakan masih memiliki ruang untuk melanjutkan penguatan pada perdagangan hari Selasa, (21/7). Meski…

35 menit ago

Holding Perkebunan Nusantara Perkuat Daya Saing SDM, PalmCo Targetkan 5.120 Sertifikasi Kompetensi

PTPN IV PalmCo, Subholding Perkebunan Nusantara terus mempercepat transformasi sumber daya manusia melalui program sertifikasi…

5 jam ago

Mengenal Peluang Menabung Saham AS bagi Investor Indonesia

Minat masyarakat Indonesia untuk berinvestasi pada saham perusahaan global, khususnya saham di pasar Amerika Serikat,…

19 jam ago

Pendiri BioMom Swiluva Ma Jajaki Kolaborasi dengan Kemendukbangga untuk Cegah Stunting

Audiensi Pendiri BioMom Swiluva Ma dengan Wakil Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga membuka peluang kerja…

20 jam ago

Bohopanna Hadir Bersama Seribu Paras, Luncurkan Koleksi Pertama Karya Anak dengan Down Syndrome

Bohopanna, local fashion brand anak di bawah naungan Hypefast, resmi meluncurkan koleksi kolaborasi bersama Seribu Paras melalui acara…

20 jam ago

Hadapi Kasus Penganiayaan dan Pengeroyokan, Pemilik MC Homestay Tunjuk Tiga Pengacara

BATAM - Pemilik Mini & Coco Homestay, Marlina menunjuk tiga pengacara untuk menghadapi kasus dugaan…

21 jam ago

This website uses cookies.