MAKASSAR – Timnas U-19 siap menggelar seleksi terbuka bagi para pemain untuk bisa bergabung dan memperkuat timnas di Lapangan Karebosi Makassar, Sulawesi Selatan, 12-15 Februari 2017.
Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Asprov PSSI Sulsel Mulyadi di Makassar, Sabtu (11/2), menyatakan sudah bersurat ke setiap Askab kabupaten/kota se-Sulsel agar dapat memanfaatkan momentum itu dengan mengirimkan pemain mudanya ke Makassar untuk diseleksi.
“Untuk jadwal seleksinya akan dimulai pagi hingga sore. Kami juga mengingatkan agar setiap Askab harus menyertakan maksimal 10 pemainnya mengikuti seleksi,” katanya.
Selain mengirimkan maksimal 10 pemain, setiap asosiasi PSSI kabupaten/kota juga diminta memperhatikan syarat penting lainnya seperti pemain yang ikut harus minimal kelahiran 1 Januari 1999 yang merupakan batas maksimal setiap pemain.
Pihaknya juga sejak awal telah mewanti-wanti agar setiap Askab hanya mengirimkan pemain terbaiknya dan sesuai dengan batas kelahirannya.
Pihaknya juga berharap tidak ada KKN dalam pengiriman atlet karena justru akan membuat peluang lolos akan sulit karena akan dinilai secara profesional di seleksi Makassar.
Menurut dia, untuk pemain yang terpilih dalam seleksi di Makassar hanya maksimal sebanyak 10 pemain saja. Para pemain yang lolos itu selanjutnya akan bersaing lagi dalam seleksi zona wilayah.
“Tapi zona-zona nya dimana saja kami belum tahu. Apalagi PSSI pusat masih sebatas mengirimkan mandat untuk gelar seleksi,” jelasnya.
Sementara itu, Sekjen PSSI Ade Wellington menjelaskan jika seleksi terbuka dan pemantauan kompetisi usia dini akan jadi solusi mencari pemain untuk tim asuhan Indra Sjafri (Timnas U-19) dan Fachri Husaini (Timnas U-16).
“Kami memberikan keleluasaan pada Indra Sjafri untuk memilih tim yang ingin dibentuknya. Kami akan buka di enam titik kota. Kami akan undang semua potensi anak-anak muda dalam seleksi itu,” sebutnya.
Untuk pemantauan pemain Timnas Indonesia U-16 asuhan Fachri Husaini akan lebih terakomodasi. Ade mengungkapkan bahwa pemantauan pemain untuk tim tersebut bisa lebih mudah dilakukan karena cukup banyak turnamen U-15 yang bergulir.
PSSI sudah berkomitmen menghadirkan pemain-pemain terbaik. Idealnya memang pemantauan itu dilakukan melalui kompetisi yang tengah berjalan. Dan mulai saat ini tengah dilakukan untuk bisa menjaring para pemain potensial.
Sumber : BERITA SATU
Kondisi geopolitik dunia saat ini sedang berada dalam tensi tinggi, menyusul langkah Amerika Serikat (AS)…
Kebutuhan akan hunian yang nyaman, fungsional, dan adaptif terhadap dinamika gaya hidup terus mengalami peningkatan…
MIND ID sebagai Holding Industri Pertambangan Indonesia terus memperkuat perannya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi melalui…
Solusi AI meeting analytics MiiTel Meetings yang dikembangkan oleh RevComm kini dilengkapi dengan fitur Real-Time Talk Assistant.…
Harga emas dunia pada perdagangan hari Senin (13/04) diperkirakan masih memiliki ruang untuk melanjutkan penguatan,…
Dalam upaya memperkuat kesiapsiagaan terhadap potensi bencana dan gangguan operasional, Bank Rakyat Indonesia (BRI) melalui…
This website uses cookies.