LINGGA – Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Lingga menggelar sosialisasi Sistem Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik Nasional (SP4N) dan Layanan Aspirasi dan Pengaduan Online Rakyat (LAPOR!) di Ruang Rapat Media Center Kabupaten Lingga, Selasa (06/07/2021).
Kegiatan yang dilaksanakan dalam beberapa sesi ini, dihadiri oleh perwakilan dari masing-masing OPD se-kabupaten Lingga yang nantinya akan menjadi admin di setiap OPD tersebut.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Lingga Izjumadillah mengatakan bahwa kegaitan ini merupakan stimulan awal bagi rekan-rekan yang ditunjuk sebagai admin di Perangkat Daerah.
“Kemungkinan nanti di 2022 itu, akan kita lakukan sosialisasi skala besar untuk para pejabat penghubung di OPD-OPD yakni Sekreataris-Sekretaris dan para Kepala Bagian,” ungkapnya.
Terkait belum adanya sosialisasi kepada masyarakat, Kadis Kominfo menjelaskan bahwa hal tersebut memang belum dilaksanakan, mengingat kegiatan sosialisasi yang rencananya digelar dari tanggal 6 hingga 8 Juli tersebut baru merupakan tahap awal.
Sehingga diharapkan terlebih dahulu harus dipaham oleh admin-admin yang telah ditunjuk disetiap OPD, agar nantinya saat sistem ini telah disosialisasikan kepada masyarakat, seluruh OPD sudah bisa menindaklanjuti laporan tersebut.
Ia berharap dengan hadirnya SP4N-LAPOR! d Kabupaten Lingga, bisa membantu pemerintah daerah untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik di Kabupaten Lingga dikedepannya.
Sementara itu, narasumber kegiatan dari Diskominfo Lingga Moch. Vhedy Thabranie dalam pemaparannya menyampaikan bahwa sistem SP4N-LAPOR! ini sangat mempengaruhi komitmen Pemerintah Daerah terhadap keterbukaan informasi publik, serta menunjukkan konsistensi daerah dalam menjalankan pelayanan publik.
“SP4N ini tidak hanya sebagai platform, tapi juga sebagai bukti bahwa daerah berkomitmen terhadap pelayanan masyarakat. Memang sejauh ini sudah ada beberapa OPD yang menyediakan kotak saran atau menerima pengaduan, namun dengan adanya aplikasi ini, keterbukaan informasi menjadi lebih mudah dipantau, sehingga bisa menjadi bahan evaluasi bagi kepala daerah untuk melihat kinerja instansi-instansi di daerah,” pungkasnya./Ruslan
Jakarta — Sebanyak 30 hakim dan aparatur peradilan Indonesia mengikuti program pelatihan intensif di National Judicial Academy (NJA),…
Bank Raya sebagai bank digital yang merupakan bagian dari BRI Group terus menegaskan komitmennya dalam…
Program nobar berbasis komunitas ini jadi langkah awal ekspansi pengalaman esports ke berbagai kota di…
Pemerintah Indonesia resmi memperbarui Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) sebagai langkah strategis dalam merespons…
Pasar keuangan tidak bergerak secara acak, melainkan mengikuti siklus berulang yang mencerminkan psikologi kolektif dari…
Kerja sama KLTC dan Pamoraya Agency menunjukkan pentingnya mengintegrasikan kemampuan dan citra dalam membangun pengakuan…
This website uses cookies.