Tokocrypto Perkuat Fitur Staking, Solusi Passive Income Investor di Tengah Volatilitas Pasar. (Sumber : VRITIMES.com)
Di tengah kondisi pasar kripto yang masih bergerak volatil dan cenderung sideways, Tokocrypto menghadirkan solusi bagi pengguna yang ingin tetap mengoptimalkan aset digital mereka tanpa harus terus aktif melakukan trading. Melalui fitur Staking, pengguna kini dapat memperoleh potensi pendapatan pasif dengan cara mengunci aset kripto dalam periode tertentu sambil menunggu momentum pasar yang lebih stabil.
Fitur Staking ini menjadi bagian dari langkah strategis Tokocrypto dalam memperluas layanan investasi kripto yang lebih beragam, sekaligus memperkuat posisinya sebagai salah satu platform perdagangan aset kripto terdepan di Indonesia. Dengan menyediakan lebih dari 50 token yang dapat di-stake serta pilihan durasi fleksibel mulai dari 7 hingga 120 hari, memberikan opsi bagi pengguna untuk mengelola aset mereka secara lebih optimal di tengah ketidakpastian pasar.
CEO Tokocrypto, Calvin Kizana, mengatakan bahwa Staking dapat menjadi strategi yang relevan bagi investor ketika pasar sedang tidak menentu. Menurutnya, banyak investor memilih pendekatan “wait and see” saat volatilitas meningkat, sehingga staking dapat menjadi cara untuk tetap membuat aset bekerja tanpa harus mengambil risiko trading yang terlalu agresif.
“Dalam kondisi pasar yang volatil, tidak semua investor ingin terus melakukan trading. Fitur staking memberikan alternatif bagi pengguna untuk tetap mengoptimalkan aset kripto mereka sambil menunggu momentum pasar yang lebih jelas. Dengan cara ini, aset tidak hanya ‘menganggur’ di wallet, tetapi tetap berpotensi menghasilkan imbal hasil,” ujar Calvin.
Selain menawarkan potensi imbal hasil yang kompetitif melalui APR (Annual Percentage Rate) yang menarik, fitur Staking juga dirancang dengan sistem yang transparan dan mudah digunakan. Pengguna dapat melihat secara jelas estimasi imbal hasil, durasi penguncian aset, hingga informasi pajak yang dihitung secara otomatis dalam ringkasan transaksi.
Dari sisi keamanan dan kepatuhan, layanan Staking juga telah beroperasi sesuai dengan regulasi yang berlaku di Indonesia dan berada di bawah pengawasan otoritas terkait, termasuk Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Hal ini memberikan tambahan rasa aman bagi pengguna yang ingin memanfaatkan layanan staking sebagai bagian dari strategi pengelolaan aset digital mereka.
Calvin menambahkan bahwa inovasi fitur seperti staking merupakan bagian dari komitmen Tokocrypto untuk terus menghadirkan layanan yang relevan dengan kebutuhan pengguna yang terus berkembang.
“Kami ingin memastikan bahwa baik pengguna baru maupun investor yang sudah berpengalaman dapat mengakses berbagai strategi pengelolaan aset kripto dengan lebih mudah, aman, dan transparan. Melalui fitur staking, kami berharap pengguna dapat memiliki lebih banyak pilihan dalam mengelola portofolio mereka di tengah dinamika pasar kripto,” tambah Calvin.
Untuk menggunakan fitur ini, pengguna cukup membuka aplikasi Tokocrypto dan memilih menu “Staking” di halaman utama. Setelah itu, pengguna dapat memilih aset kripto yang ingin di-stake, memeriksa besaran APR yang ditawarkan, serta menentukan durasi penguncian aset mulai dari 7, 30, 60, 90 hingga 120 hari. Setelah memasukkan nominal aset dan mengonfirmasi transaksi, pengguna dapat memantau perkembangan staking mereka melalui riwayat transaksi yang mencakup informasi subscription, redemption, dan interest.
Selain itu, pengguna juga dapat mengaktifkan fitur Auto-Subscribe yang memungkinkan staking dilakukan kembali secara otomatis pada produk yang sama setelah periode sebelumnya berakhir. Fitur ini membantu pengguna yang ingin menerapkan strategi pengelolaan aset secara lebih konsisten tanpa perlu melakukan proses berulang secara manual.
Melalui fitur Staking, Tokocrypto berharap dapat membantu pengguna memaksimalkan potensi aset kripto mereka, khususnya di saat kondisi pasar belum menunjukkan arah yang jelas. Dengan demikian, pengguna tetap memiliki peluang untuk mengembangkan portofolio aset digital mereka tanpa harus selalu terlibat dalam aktivitas trading harian.
Dengan semakin banyaknya pilihan token yang tersedia serta sistem yang transparan dan mudah digunakan, Tokocrypto optimistis fitur staking dapat menjadi salah satu strategi pengelolaan aset kripto yang semakin diminati oleh investor di Indonesia.
PT BRI Multifinance Indonesia ("BRI Finance") sebagai bagian dari BRI Group turut mendukung penyelenggaraan BRI…
Jakarta, 12 Juni 2026 – Dalam situasi tekanan terhadap daya beli masyarakat dan persaingan yang…
Masyarakat Malang dan berbagai wilayah di Jawa Timur kini memiliki lebih banyak kesempatan untuk mewujudkan…
Medan, Juli 2026 – PT Pelindo Multi Terminal, anak usaha PT Pelabuhan Indonesia (Persero) yang…
Robot quadruped untuk edutainment dan interaksi publik membutuhkan platform yang bisa bergerak natural, merespons perintah…
Brand clean derma global SOME BY MI resmi meluncurkan Cica Peptide Anti Hair Loss Derma…
This website uses cookies.