BATAM-Tokoh agama Kota Batam mendeklarasikan komitmen menjaga kerukunan dan menciptakan suasana damai. Kesepakatan bersama ini dibacakan dalam acara Silaturahmi Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FKPD) bersama tokoh agama Kota Batam di Aula Kantor Walikota Batam, Selasa (28/8/2019) kemarin.
Isinya yaitu berkomitmen untuk bersama-sama menjaga kerukunan dalam kehidupan beragama, berbangsa, dan bermasyarakat di Kota Batam berdasarkan Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika di bawah naungan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Kemudian sanggup menciptakan suasana damai dan menghargai perbedaan keyakinan serta ajaran agama masing-masing.
“Menolak segala tindakan yang inkonstitusional dan semua bentuk faham radikalisme yang mengatasnamakan agama dan dapat mengancam serta menimbulkan perpecahan di masyarakat dan keutuhan NKRI,” tutur Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Batam, Zulkarnain diikuti seluruh peserta deklarasi.
Apabila terjadi permasalahan, seluruh pihak juga sepakat untuk menempuh penyelesaian permasalahan tersebut secara musyawarah mufakat dan atau berdasarkan mekanisme peraturan perundang-undangan yang berlaku. Serta bersama-sama mendukung dan membantu aparat penegak hukum mewujudkan keamanan, ketertiban dan kondusifitas kehidupan bermasyarakat di Kota Batam.
Komitmen ini ditandatangani perwakilan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Batam, Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kota Batam, Pengurus Cabang Nahdatul Ulama (PCNU) Kota Batam, Pengurus Daerah Muhammadiyah Kota Batam, Nahdlatul Wathan Kota Batam, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Batam, Ikatan Persaudaraan Imam Masjid (IPIM) Kota Batam, Persatuan Mubaligh Batam, Kepala Kantor Kemenag Batam. Selanjutnya Ikatan Pendeta Menetap di Batam, Badan Kerjasama Antar Gereja, Persatuan Gereja Indonesia, Wanita Katolik Indonesia, Pemuda Katolik, Permabudhi Kota Batam, Majelis Agama Khonghucu, PHDI Kota Batam, dan WHDI Kota Batam.
Kapolresta Barelang, AKBP Prasetyo Rahmad Purboyo berharap deklarasi ini tak sekadar acara. Tapi benar-benar diterapkan di lingkungan masing-masing.
“Mudah-mudahan bukan hanya seremoni. Tapi berkomitmen disampaikan ke umat, dilaksanakan di tengah masyarakat,” pesannya.
Ia berharap tokoh agama bisa mengingatkan jemaahnya untuk tidak berkomentar terhadap sesuatu yang tak dipahami permasalahannya.
“Mari kita sikapi isu dari luar. Kita introspeksi di dalam. Jangan komentar apapun kalau tak tahu permasalahan. Karena akan menimbulkan kesalahpahaman. Tugas kita memberikan pemahaman pada umat untuk tidak berkomentar,” ujarnya.
Walikota Batam, Muhammad Rudi mengatakan saat ini Batam sedang membangun. Maka yang dibutuhkan adalah keamanan.
“Batam lagi membangun, maka hanya satu kata, harus aman. Tugas kita bersama untuk menjaga Batam tetap aman,” kata dia.
Artikel ini disadur dari https://mediacenter.batam.go.id/2019/08/28/tokoh-agama-deklarasikan-komitmen-jaga-batam-damai/
Di tengah mobilitas masyarakat yang semakin tinggi, kebutuhan akan kendaraan roda dua tidak lagi semata-mata…
Keputusan Bank Indonesia mempertahankan BI-Rate pada level 5,75% menjadi salah satu faktor yang terus dicermati…
Banyak orang ingin menyimpan dana di deposito karena menawarkan bunga yang umumnya lebih tinggi dibanding…
deGadai menjadi salah satu rekomendasi tempat jual beli tas mewah branded original yang aman dan…
Melalui peninjauan ini, PAM JAYA berharap masyarakat semakin memahami bahwa pengelolaan NRW merupakan salah satu…
BATAM – Di tengan padatnya aktivitas, kebutuhan akan ruang relaksasi yang nyaman semakin dicari. Bagi…
This website uses cookies.