Categories: BISNIS

Tools Kalkulator Emisi LindungiHutan Dorong Kesadaran Emisi di Kalangan Publik

Di tengah meningkatnya kekhawatiran atas dampak perubahan iklim, upaya pengurangan emisi gas rumah kaca semakin relevan. Salah satu pendekatan yang kini mulai diperkenalkan secara luas ke publik adalah penghitungan jejak karbon individu. Untuk menjawab kebutuhan tersebut, inisiatif lokal seperti yang dilakukan oleh platform LindungiHutan menghadirkan alat kalkulator emisi daring yang dapat digunakan masyarakat umum.

Kalkulator ini memungkinkan pengguna menghitung estimasi emisi karbon berdasarkan aktivitas harian, seperti penggunaan kendaraan, konsumsi listrik, hingga pola konsumsi. Meski bukan satu-satunya alat yang tersedia secara daring, kemunculan fitur ini menggarisbawahi pentingnya keterlibatan publik dalam memahami dampak aktivitas sehari-hari terhadap krisis iklim.

“Sering kali isu emisi terasa jauh dari kehidupan sehari-hari. Padahal, rumah tangga dan individu juga menyumbang emisi dalam skala akumulatif. Penghitungan yang sederhana dan berbasis keseharian bisa menjadi titik masuk yang baik untuk membangun kesadaran,” ungkap Alma, Product Manager LindungiHutan.

Selain sebagai alat hitung, kalkulator ini juga menyediakan penjelasan singkat mengenai makna offset karbon dan dampaknya terhadap upaya restorasi lingkungan, tanpa secara eksplisit mengarahkan pengguna ke layanan komersial. Hal ini dinilai sebagai pendekatan edukatif yang mendorong refleksi publik, ketimbang ajakan konsumtif.

Sejumlah inisiatif serupa di berbagai negara telah menunjukkan bahwa alat kalkulasi emisi semacam ini dapat menjadi jembatan antara informasi ilmiah dan kesadaran publik. Dalam konteks Indonesia, pendekatan yang sederhana dan berbasis aktivitas harian dinilai dapat membantu masyarakat memahami kontribusi mereka terhadap krisis iklim tanpa harus bergantung pada jargon teknis.

Meski belum menjadi instrumen kebijakan resmi, penggunaan kalkulator emisi oleh masyarakat sipil menunjukkan bahwa adaptasi terhadap krisis iklim tidak hanya harus dimulai dari negara, tetapi juga dari partisipasi publik. Alat ini juga berpotensi dimanfaatkan oleh komunitas sekolah, organisasi pemuda, dan inisiatif hijau lainnya sebagai sarana literasi iklim.

Dengan kemunculan berbagai alat penghitungan semacam ini di ruang digital Indonesia, narasi tentang krisis iklim perlahan mulai bergeser dari ranah wacana global menuju percakapan lokal dan pribadi.

Tentang LindungiHutan

LindungiHutan adalah start-up lingkungan yang berfokus pada aksi konservasi hutan dan pemberdayaan masyarakat sekitar hutan. Sebanyak 1 juta pohon telah ditanam bersama lebih dari 590 brand dan perusahaan. Kami menggandeng masyarakat lokal di 34 lokasi penanaman yang tersebar di Indonesia. Kami menghadirkan beberapa program seperti Corporatree, Collaboratree dengan skema Product Bundling, Service Bundling dan Project Partner, serta program Carbon Offset.

Press release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Pondra - SWARAKEPRI

Recent Posts

Kinerja Stabil, Metland Perluas Ekspansi di Sulawesi Utara

PT Metropolitan Land Tbk dengan kode emiten MTLA menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST)…

4 jam ago

Libur Panjang, UMKM Biasanya Hadapi Tantangan Ini

Libur panjang sering dianggap sebagai periode yang menguntungkan bagi pelaku usaha. Aktivitas masyarakat meningkat, pusat…

5 jam ago

Publik Mulai Sorot Perusahaan Asal Tiongkok di Batam, Diduga Langgar UU Ketenagakerjaan

BATAM – Sebuah perusahaan manufaktur asal Tiongkok tengah menjadi sorotan publik akibat pemberlakuan jam kerja…

5 jam ago

SUCOFINDO Tebar Semangat Berbagi melalui Penyembelihan Kurban Serentak di Seluruh Indonesia

Memperingati Hari Idul Adha 1447 Hijriah, PT SUCOFINDO (PERSERO) melaksanakan kegiatan penyembelihan hewan kurban secara…

5 jam ago

Pererat Kebersamaan, Manajemen BRI Region 6 Gelar Jogging Bersama di Kawasan TMII

Dalam upaya menjaga kesehatan sekaligus mempererat kebersamaan antarpekerja, manajemen BRI Region 6/Jakarta 1 menggelar kegiatan…

5 jam ago

Bapenda Sebut Cut and Fill PT. KBM di Kawasan Jembatan 1 Barelang Sudah Lunas Pajak MBLB

BATAM - Kepala Badan Pendapatan Daerah(Bapenda) Kota Batam, Raja Azmansyah menegaskan bahwa PT Kerabat Budi…

6 jam ago

This website uses cookies.