Pelatihan SDM kepariwisataan atau “tourism goes to campus” digelar di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) sebagai salah satu upaya untuk mendukung pengembangan sektor pariwisata yang kini menjadi primadona di wilayah itu.
Pariwisata di Provinsi Kepri memang sedang menjadi primadona dilihat pada 2017 sektor tersebut menyumbang pendapatan daerah (PAD) hingga Rp4,8 triliun.
Oleh sebab itu Kepri dianggap membutuhkan Sumber Daya Manusia (SDM) andal dan kompeten di bidang pariwisata.
Kepala Sub Bidang Pengembangan SDM Kepariwisataan Kementerian Pariwisata (Kemenpar) Alfin Merancia saat Pelatihan SDM Kepariwisataan Goes To Campus di Aula STT Ibnu Sina, Batam Kepulauan Riau, Kamis (13/6/2019) mengatakan, pengembangan SDM pariwisata memainkan peranan yang sangat penting guna mewujudkan masyarakat sadar wisata.
“Sektor pariwisata telah tumbuh dengan sangat baik di Kepulauan Riau. Karena itu dibutuhkan SDM-SDM pariwisata dengan karakter pemimpin. Tentunya yang dapat menerapkan prinsip-prinsip pariwisata berkelanjutan. Dengan pelatihan ini diharapkan bisa muncul SDM pariwisata andal bidang pariwisata,” kata Alfin.
Lebih lanjut, Alfin mengungkapkan, program ini dilaksanakan untuk meningkatkan kapasitas kemampuan masyarakat. Hal itu berguna untuk memberikan layanan yang baik kepada wisatawan nusantara dan mancanegara.
“Dengan kegiatan ini, kami harap para peserta mampu memahami pengertian daya tarik dan destinasi wisata. Serta meningkatan kapasitas dan juga ‘awareness’ mengenai kepariwisataan bagi mahasiswa” katanya.
Selain dihadiri 300 orang perserta, dalam kegiatan tersebut juga dihadiri Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Kepulauan Riau Ardiwinata, Ketua STT Ibnu Sina Batam Larisang, Ketua Asosiasi Pariwisata Bahari Kepulauan Riau Surya Wijaya, dan Widyaiswara Kementerian Pariwisata, Aryanti Prima Restu.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Kepulauan Riau Ardiwinata, mengatakan pengembangan SDM pariwisata memainkan peranan yang sangat penting guna mewujudkan masyarakat sadar wisata.
“Untuk meningkatkan citra dan mutu produk serta pelayanan wisata, dituntut tenaga-tenaga pengelola juga pelaksana yang profesional, baik di kalangan industri pariwisata dan destinasi wisata serta instansi terkait,” katanya.
Artikel ini disadur dari http://www.kemenpar.go.id/post/siaran-pers-pelatihan-tourism-goes-to-campus-digelar-di-batam-dukung-sektor-pariwisata-jadi-primadona
PT Metropolitan Land Tbk dengan kode emiten MTLA menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST)…
Libur panjang sering dianggap sebagai periode yang menguntungkan bagi pelaku usaha. Aktivitas masyarakat meningkat, pusat…
BATAM – Sebuah perusahaan manufaktur asal Tiongkok tengah menjadi sorotan publik akibat pemberlakuan jam kerja…
Memperingati Hari Idul Adha 1447 Hijriah, PT SUCOFINDO (PERSERO) melaksanakan kegiatan penyembelihan hewan kurban secara…
Dalam upaya menjaga kesehatan sekaligus mempererat kebersamaan antarpekerja, manajemen BRI Region 6/Jakarta 1 menggelar kegiatan…
BATAM - Kepala Badan Pendapatan Daerah(Bapenda) Kota Batam, Raja Azmansyah menegaskan bahwa PT Kerabat Budi…
This website uses cookies.