Categories: Lingga

TP PKK Lingga Panen 80 Kilogram Terong Ungu, Dukung Program Ketahanan Pangan

LINGGA – Menjadi hari yang istimewa bagi Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Lingga. Di Gedung Daerah, Dabo Singkep, mereka melakukan panen raya dari lahan pekarangan yang selama ini dikelola dengan penuh perhatian.

Sebanyak 80 kilogram terong ungu berhasil dipanen, dan hasil panen tersebut langsung disalurkan ke pasar Dabo untuk memenuhi kebutuhan masyarakat setempat.

Panen terong ungu ini bukan sekadar kegiatan pertanian biasa. Lebih dari itu, kegiatan ini merupakan bagian dari dukungan penuh terhadap program inovasi daerah yang dikenal dengan nama LAMPAM (Lambung Pangan Masyarakat). Program ini bertujuan untuk memperkuat ketahanan pangan keluarga dengan memanfaatkan lahan pekarangan sebagai sumber pangan alternatif yang sehat dan berkelanjutan.

Ketua TP PKK Kabupaten Lingga, Maratusholiha Nizar, dalam keterangannya mengatakan, “Kegiatan panen ini merupakan bagian dari komitmen PKK dalam mendukung ketahanan pangan keluarga. Dengan hasil panen yang langsung kami distribusikan ke pasar, kami berharap dapat membantu masyarakat dan memberikan contoh nyata bagaimana pemanfaatan pekarangan bisa mendukung ketersediaan pangan yang berkualitas.”

Lebih lanjut, Maratusholiha menjelaskan bahwa hasil panen tersebut akan langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat setempat.

“Sebanyak 80 kilogram terong ungu ini kami salurkan ke pasar Dabo, dan masyarakat bisa langsung menikmati hasil pertanian yang segar dan sehat,” tambahnya.

Program LAMPAM, yang menjadi salah satu fokus utama TP PKK Kabupaten Lingga, merupakan hasil kolaborasi antara PKK Kabupaten Lingga dan Dinas Pertanian. Program ini bertujuan untuk mendorong masyarakat memanfaatkan lahan pekarangan mereka sebagai sumber pangan alternatif, yang tidak hanya sehat tetapi juga berkelanjutan.

Dalam upaya meningkatkan ketahanan pangan di tingkat keluarga, program ini mendorong para anggota PKK untuk aktif menanam berbagai jenis tanaman yang dapat dimanfaatkan sebagai bahan pangan sehari-hari.

Terong ungu, yang dipanen kali ini, adalah salah satu contoh komoditas yang sangat cocok untuk ditanam di pekarangan rumah, karena selain mudah dirawat, juga memiliki banyak manfaat bagi kesehatan.

Maratusholiha Nizar menambahkan bahwa selain memberikan pasokan pangan bagi masyarakat, program LAMPAM juga memiliki tujuan untuk menciptakan kemandirian pangan bagi keluarga di Lingga.

“Dengan memanfaatkan lahan pekarangan, kami ingin masyarakat tidak hanya bergantung pada pasokan pangan dari luar, tetapi juga bisa menciptakan ketahanan pangan yang lebih mandiri dan berkelanjutan,” ujar Maratusholiha Pada Senin (19/5/2025).

Salah satu pesan utama yang ingin disampaikan melalui kegiatan panen ini adalah pentingnya kesadaran masyarakat untuk mulai menanam bahan pangan sendiri di sekitar rumah.

Menurut Maratusholiha, kegiatan seperti ini dapat menjadi contoh nyata bagi warga Lingga untuk mulai memanfaatkan lahan pekarangan mereka secara maksimal.

“Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat untuk mulai menanam sendiri bahan pangan seperti sayuran atau buah-buahan di sekitar rumah. Selain lebih hemat, mereka juga bisa mendapatkan produk yang lebih sehat dan segar,” tuturnya.

Dengan adanya program ini, TP PKK Kabupaten Lingga berharap masyarakat semakin sadar akan pentingnya ketahanan pangan keluarga dan berperan aktif dalam mendukung ketahanan pangan lokal. Menanam bahan pangan sendiri juga menjadi langkah konkret untuk menciptakan kemandirian dalam menghadapi tantangan ketahanan pangan yang semakin relevan di era modern ini./r

Jurnalis - SWARAKEPRI

Recent Posts

Ini Tanggapan Bittime Terkait Dampak Inflasi Amerika Serikat dan Kebijakan Tarif Trump Pekan Ini

Jakarta, 13 Januari 2026 - Pasar aset kripto saat ini sedang berada dalam fase konsolidasi yang…

18 menit ago

Antisipasi Libur Isra Miraj 15–18 Januari, KAI Daop 1 Jakarta Sediakan 158 Ribu Tempat Duduk

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta mengantisipasi peningkatan mobilitas masyarakat pada libur…

7 jam ago

Optimasi Hilirisasi Bauksit Nasional, Ciptakan Nilai Tambah Hingga US$3,8 triliun

JAKARTA – Langkah Indonesia untuk meningkatkan nilai tambah dari sumber daya alam mineral bauksit, menjadi…

9 jam ago

Topremit Kembali Raih Award “Penyedia Jasa Transfer Terbaik 2025” dari BI

Topremit kembali menyabet penghargaan bergengsi dari Bank Indonesia sebagai ‘Penyedia Jasa Transfer Terbaik 2025’. Melalui acara…

20 jam ago

Ruas Batang–Semarang Dorong Pengembangan Kawasan Industri di Jawa Tengah

Semarang (14/01) – PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) menegaskan bahwa Jalan Tol Batang–Semarang merupakan salah…

2 hari ago

Kementerian PU Tambah 57 Titik Sumur Bor Pasokan Air Bersih Aceh

Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terus bergerak mendukung pemulihan layanan dasar pascabencana di Provinsi Aceh. Fokus…

2 hari ago

This website uses cookies.