Categories: BP BATAM

Transmisi Waduk Tembesi ke Mukakuning untuk Cegah Kekurangan Air Baku

BATAM-Plh Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam, Purwiyanto, meninjau proyek pipa transmisi dari Waduk Tembesi menuju Waduk Mukakuning pada Sabtu (10/10/2020).

Peninjauan ini dilakukan untuk melihat dari dekat progres proyek pipa transmisi dan sekaligus uji coba operasional stasiun pompa air intake untuk mengalirkan air baku dari Waduk Tembesi ke Waduk Mukakuning.

“Proyek ini bertujuan untuk mengatasi kemungkinan kekurangan air baku di Waduk Mukakuning. Pengadaan atau pemasangan jaringan pipa dn. 700 mm (3,6 Km). Saya memastikan proyek ini berjalan dengan lancar dan baik,” kata Purwiyanto. 

Terkait dengan isu krisis air di Batam, Purwiyanto, mengatakan, BP Batam tidak akan tinggal diam untuk mengatasi hal tersebut.

“BP Batam telah menyiapkan program dan akan melakukan kerja sama dengan berbagai pihak, dan rencananya untuk ke depan kita dapat mengelola air laut menjadi air baku,” kata Purwiyanto.

Direktur Badan Usaha Fasilitas dan Lingkungan, Binsar Tambunan, mengemukakan untuk memenuhi kebutuhan air bersih di Pulau Batam, sumber air baku yang digunakan berasal dari waduk yang terdapat di Pulau Batam, yaitu Sei Harapan, Sei Ladi, Mukakuning, Nongsa, Duriangkang dan Tembesi (belum beroperasi), dengan kapasitas waduk sebesar 25.360.990 m3, kapasitas IPA/ WTP terpasang sebesar 3.160 liter per detik, kapasitas produksi air bersih sebesar 3.991,62 liter per detik (tahun 2019).

Proyeksi kebutuhan air minum didasarkan pada jumlah penduduk, jumlah dan jenis kegiatan perkotaan yang memerlukan air, dan rata-rata pemakaian air di Pulau Batam (22 m3/KK/bulan). Kebutuhan air terdiri dari domestik dan non domestik.

“Kebutuhan domestik adalah kebutuhan yang berdasarkan jumlah penduduk dan pemakaian air. Sedangkan kebutuhan non domestik adalah kebutuhan air untuk kegiatan penunjang kota, yang terdiri dari kegiatan komersil, industri, dan kegiatan lain,” jelas Binsar Tambunan.

Berdasarkan catatan konsumsi air dari ATB, sebesar 77% dari air produksi digunakan untuk domestik dan 23% digunakan untuk non domestik. Proyeksi kebutuhan air hingga tahun 2045 sebesar 7.081 liter per detik, sehingga untuk memenuhi kebutuhan air bersih Kota Batam diperlukan beberapa potensi alternatif, salah satunya pemasokan air baku dari Waduk Tembesi ke Waduk Mukakuning untuk pemenuhan kebutuhan air bersih.

Dengan demikian diharapkan tinggi muka air Waduk Mukakuning akan mengalami peningkatan untuk ketersediaan air baku yang akan diproduksi di IPA waduk.

“Tahun depan kita akan segera membangun instalasi pengolahan air dengan kapasitas 350 liter per detik di Waduk Mukakuning, dan diharapkan ini mampu memenuhi kebutuhan beberapa tahun ke depan, dimana kebutuhan air bersih meningkat 100 liter per detik setiap tahun,” tutup Binsar.

Peninjauan ini didampingi anggota Bidang Pengusahaan, Syahril Japarin, Direktur Badan Usaha Fasilitas dan Lingkungan (BU Fasling) BP Batam, Binsar Tambunan, dan sejumlah pejabat tingkat III dan IV BP Batam.(Red)

Redaksi - SWARAKEPRI

Recent Posts

Amerika Serikat Blokade Selat Hormuz, Bittime Soroti Dampaknya terhadap USDT/IDR

Kondisi geopolitik dunia saat ini sedang berada dalam tensi tinggi, menyusul langkah Amerika Serikat (AS)…

1 jam ago

Tangkap Tren Renovasi Hunian, BRI Finance Perluas Akses Pembiayaan Masyarakat yang Fleksibel

Kebutuhan akan hunian yang nyaman, fungsional, dan adaptif terhadap dinamika gaya hidup terus mengalami peningkatan…

1 jam ago

Dari Bauksit ke Baterai EV, MIND ID Bangun Rantai Hilirisasi Menuju Industri Masa Depan Indonesia

MIND ID sebagai Holding Industri Pertambangan Indonesia terus memperkuat perannya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi melalui…

2 jam ago

MiiTel Meetings Kini Dilengkapi Fitur Real-Time Talk Assistant

Solusi AI meeting analytics MiiTel Meetings yang dikembangkan oleh RevComm kini dilengkapi dengan fitur Real-Time Talk Assistant.…

2 jam ago

Harga Emas Masih Berpeluang Naik, Ini Proyeksi Terbaru Dupoin Futures

Harga emas dunia pada perdagangan hari Senin (13/04) diperkirakan masih memiliki ruang untuk melanjutkan penguatan,…

2 jam ago

Simulasi BCM di BRI BO Segitiga Senen Tingkatkan Kesiapan Hadapi Situasi Darurat

Dalam upaya memperkuat kesiapsiagaan terhadap potensi bencana dan gangguan operasional, Bank Rakyat Indonesia (BRI) melalui…

3 jam ago

This website uses cookies.