Setelah meluncur pada tahun 2019 lalu UMRA.ID memberikan keleluasaan lebih bagi jamaah umroh untuk mengelola perjalanan umrohnya sendiri. Mahal atau murah tergantung komponen perjalanan yang dipilih oleh calon jamaah. Kebebasan berumroh makin jadi kebutuhan jamaah seiring kemudahan yang disediakan oleh Kerajaan Arab Saudi.
Makin terbukanya akses ke Arab Saudi untuk umroh dan haji bertemu dengan fitur yang disediakan oleh aplikasi UMRA.ID dimana jamaah bisa mengatur sendiri perjalanannya.
Mulai dari durasi, maskapai, akomodasi, kota yang dikunjungi, pendamping ibadah semua bisa diatur sendiri oleh calon jamaah. Pengaturan itu dapat dilakukan melalui aplikasi maupun dengan kontak langsung dengan officer melalui chat messenger dan kanal media sosial.
“Karakteristik jamaah yang menginginkan fleksibilitas saat umroh diantaranya mencari pengalaman yang lebih personal dalam perjalanan,” kata Endy Kurniawan, CEO & co-Founder UMRA.ID. Selain itu, mereka umumnya pernah melaksanakan umroh sebelumnya dan cukup terbiasa ke luar negeri. “Fleksibilitas dalam memilih komponen perjalanan itulah yang kami sasar, selain tentu biaya yang affordable” lanjut Endy.
Salah satu akibat dari kustomisasi perjalanan itu, jumlah jamaah dalam satu grup biasanya tidak besar. “Ini perilaku baru yang terbentuk pasca pandemi, yaitu perjalanan dilakukan bersama orang yang dikenal, misalnya keluarga, kerabat atau rekan yang satu ‘frekuensi’,” tambah Elga Yulwardian, penasehat bisnis UMRA.ID.
Aplikasi UMRA.ID diluncurkan pada tahun 2019 kemudian sempat vakum saat terjadi pandemi COVID-19. Setelah Arab Saudi kembali dibuka untuk umroh, UMRA.ID memulai operasionalnya kembali pada pertengahan tahun 2022.
Selain layanan tersedia secara daring untuk menyasar jamaah umroh yang mencari fleksibilitas, perusahaan menggunakan jalur pemasaran luring (offline) yakni pelayanan melalui cabang dan reseller. Saat ini UMRA.ID telah mengembangkan pasar dengan 16 cabang di seluruh Indonesia.
PT Umra Mandiri Rihlah Amanah adalah penyedia aplikasi perjalanan umroh untuk PT Central Global Network – PPIU No. 177 TAHUN 2020
Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES
BATAM - NCB Interpol Indonesia mengungkapkan bahwa penangkapan 210 Warga Negara Asing(WNA) yang diduga terlibat…
BATAM – Direktorat Jenderal Imigrasi menangkap 210 warga negara asing (WNA) yang diduga terlibat dalam…
Di tengah dominasi film horor dewasa yang penuh teror gelap, sebuah oase kreatif muncul dari…
Kebijakan pemerintah Brasil yang menetapkan bea anti-dumping hingga US$670 per ton terhadap sejumlah produk baja…
PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan keselamatan…
Jakarta (07/05), Dalam agenda tahunan ke-14 Jakarta Marketing Week 2026 (JAKMW-26), PT Jasa Marga (Persero)…
This website uses cookies.