Sebuah kabar gembira sekaligus mengejutkan Solana. Pasalnya, Comissão de Valores Mobiliários atau komisi sekuritas Brasil setujui Solana ETF kedua.
Baru saja pada 20 Agustus dikabarkan bahwa SEC Brasil telah melakukan persetujuan Solana ETF kedua. Kali ini, Solana ETF ditawarkan oleh Hashdex, manajer aset yang memiliki basis di Brasil.
Sebelumnya, Brasil juga telah memberi izin Solana ETF yang ditawarkan oleh manajer aset bernama QR Asset. Persetujuan yang pertama terjadi pada 8 Agustus. Persetujuan yang dilakukan Brasil ini menjadi yang pertama di dunia.
Saat ini, Solana ETF sedang dalam masa pra-operasional. Nantinya, Solana ETF akan punya CME CF SOlana Dollar Reference Rate untuk referensi harga yang akurat di berbagai bursa terpusat. Referensi ini dikembangkan oleh CME dan Crypto Facilities.
Hashdex adalah manajer aset Brasil yang telah melakukan pengelolaan berbagai produk ETF sejak lama. Dengan begini, Hashdex memang pemain lama dan bukan pertama kali berkecimpung di industri ETF.
Diketahui, Hashdex telah mengelola aset dengan nilai lebih dari $962 juta di bursa saham B3 Brasil. Ada banyak produk yang telah diluncurkan, mulai dari Nasdaq Crypto Index hingga ETF Bitcoin dan Ethereum.
Dengan adanya persetujuan Solana ETF kedua di Brasil ini, tentu saja akan membuat menarik minat investor. Investor akan semakin mudah melakukan investasi di ekosistem Solana. Di samping itu, potensi pertumbuhan harga SOL IDR maupun terhadap aset kripto lainnya juga akan semakin menjanjikan.
Secara umum, dampak persetujuan Solana ETF di Brasil ini tidak hanya menjadi keuntungan untuk ekosistem Solana, tetapi ekosistem kripto secara keseluruhan juga akan diuntungkan. Teknologi blockchain dan aset digital akan lebih dipandang karena kemajuannya. Tidak hanya untuk berbagai inovasinya, tetapi kemudahan dalam investasi.
Bittime melalui PT Utama Aset Digital Indonesia adalah platform investasi aset kripto yang telah terdaftar di Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) dan Kementerian Komunikasi & Informatika (Kominfo). Bittime juga merupakan anggota Asosiasi Blockchain Indonesia (ABI) dan Asosiasi Pedagang Aset Kripto Indonesia (ASPAKRINDO).
Selaku platform investasi aset kripto, Bittime memiliki visi untuk memanfaatkan teknologi blockchain demi menghadirkan akses menuju kemerdekaan finansial yang adil bagi semua orang, terlepas dari lokasi atau posisi keuangan mereka.
Aplikasi Bittime bisa diunduh di Google Play dan App Store
Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES
Di tengah perubahan perilaku konsumen di pasar otomotif nasional, kendaraan bekas masih menjadi pilihan yang…
Selama libur panjang 14–17 Mei 2026, LRT Jabodebek melayani 195.141 pengguna. Puncak terjadi Jumat (15/5)…
JAKARTA — Upaya penguatan praktik keberlanjutan di industri kelapa sawit kembali mendapat pengakuan. Dua unit…
BATAM - Persidangan kasus dugaan perusakan Hutan Lindung Tanjung Gundap IV Kelurahan Tembesi, Kecamatan Sagulung…
Mathmaji Co., Ltd. (kantor pusat: Shibuya-ku, Tokyo; President: Yasunori Hirose) hari ini mengumumkan peluncuran pilot…
Indonesia menghadapi sebuah paradoks, menguasai 3% cadangan tembaga dunia, tetapi masih mengimpor bahan baku amunisi…
This website uses cookies.