Categories: KEPRI

Vaksinasi Booster Terus Digesa Binda Kepri Untuk Tekan Penyebaran Covid-19

KEPRI – Penyebaran Covid-19 secara perlahan mulai dapat dikendalikan. Direktur Jenderal WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus dalam konferensi pers pada 14 September 2022, menyatakan bahwa akhir pandemi Covid-19 sudah terlihat.

“Kita tidak pernah dalam posisi yang lebih baik untuk mengakhiri pandemi, kita belum sampai ke sana, tapi akhir pandemi sudah terlihat,” ungkap Tedros, dalam konferensi pers yang disiarkan secara online pada website resmi WHO, pada Rabu (14/09/2022).

Meskipun demikian, dunia dihimbau untuk terus mewaspadai lonjakan kasus Covid-19 agar tidak terjadi lonjakan baru, salah satunya dengan memaksimalkan pelaksanaan vaksinasi.

Antisipasi terhadap penyebaran Covid-19 juga terus dilakukan BIN di seluruh provinsi, termasuk Kepri. Hingga Jumat (16/09/2022), Binda Kepri membuka gerai vaksinasi rutin di sejumlah titik di wilayah Kota Batam.

“Kota Batam merupakan pintu masuk strategis wisatawan dari Singapura dan Malaysia, untuk itu harus diwaspadai penyebaran Covid-19 lintas negara, khususnya varian baru yang bisa terjadi kapan saja,” ungkap Kabinda Kepri, Laksma TNI Adriansyah, pada Jumat.

Ia menegaskan kegiatan vaksinasi booster diperlukan untuk memperkuat imunitas masyarakat terhadap potensi penyebaran Covid-19 meskipun saat ini kasus Covid-19 relatif dapat dikendalikan.

“Diharapkan masyarakat tetap dapat meningkatkan imunitas melalui vaksinasi booster hingga nantinya pandemi benar-benar berakhir,” ujarnya.

Hingga 15 September 2022, Dinas Kesehatan Kepri mencatat vaksinasi booster di Kepri mencapai 53,16 persen atau 730.135 orang dari total sasaran 1.373.372 orang.

‘Diharapkan capaian vaksinasi bisa segera meningkat 100 persen, percepatan distribusi vaksin akan terus digesa dengan membuka gerai vaksinasi rutin,” imbuhnya.

Terdapat 3 titik lokasi gerai yang dibuka Binda Kepri, yakni di Grand Batam Mall, Mall Botania 2 dan SP Plaza Sagulung Kota Batam.

Redaksi - SWARAKEPRI

Recent Posts

BRI Finance Perluas Jangkauan Pembiayaan Kendaraan melalui Mini Expo di Kantor Pusat BRI Sudirman

Jakarta, 3 Juli 2026 – PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) segara gencar menghadirkan program…

19 menit ago

Hari ini, kurasi kolaboratif utama Purana dan Puragraph x Anton Afganial hadir di jantung distrik finansial Jakarta. Kedua jenama ini menyelenggarakan Liveable Art Soirée eksklusif berkonsep tinggi di Lumine, Ashta District 8, yang dihadirkan khusus bagi masyarakat SCBD yang dinamis dan sadar akan gaya. Pameran terkurasi ini dirancang untuk masyarakat urban modern yang menghargai desain bersih tanpa kompromi. Acara ini menyoroti keindahan struktural yang tajam dari atasan monokrom hitam dan putih polos tanpa motif (patternless deconstructive tops) khas PURAGRAPH. Dengan lipatan struktural, garis asimetris, dan tirai monokrom arsitektural, jajaran busana ini menawarkan pendekatan intelektual yang tajam untuk pakaian kerja sehari-hari. Dipadukan dengan busana resort premium PURANA yang mengusung semangat “Livable Art,” koleksi ini menyajikan lemari pakaian serbaguna bagi para profesional metropolitan. “Lumine di Ashta District 8 merepresentasikan garda terdepan dari desain dan gaya hidup urban global,” ujar Nonita Respati, Founder & Chief Creative Officer Purana. “Kolaborasi kami dengan Anton adalah paduan sempurna untuk lingkungan ini, membuktikan bahwa busana dekonstruktif berkonsep tinggi dan potongan resort yang mengalir dapat menjadi sangat fungsional dan nyaman untuk kehidupan kota sehari-hari. Menyatukan coretan kuas ‘Abundance’ yang ekspresif ke dalam motif dasar orisinal kami menghadirkan kemewahan resort yang bergerak anggun.” “Nuansa arsitektural modern di Lumine sangat cocok dengan garis-garis struktural berani yang saya tuangkan dalam koleksi ini,” tambah seniman kolaborator Anton Afganial. “Ini adalah karya seni yang dibangun untuk kisi-kisi perkotaan. Ketiadaan motif pada atasan Puragraph memungkinkan garis-garis dekonstruktif mentah dari struktur saya serta palet warna yang dinamis dari statement patch menonjol dengan kekuatan yang luar biasa.” “Ashta adalah rumah alami bagi identitas struktural Puragraph,” jelas Maritza Putri, Lead Designer sekaligus representasi Puragraph. “Atasan dekonstruktif hitam dan putih polos kami dirancang khusus bagi para profesional SCBD yang menuntut gaya bersih, tanpa motif, namun sangat intelektual. Dengan menyulinkan karya seni Afganial menjadi selembar statement patch tunggal yang ditempatkan secara cermat, kami membiarkan kelas kreatif mengenakan energi mereka layaknya lencana kehormatan langka di atas siluet kontemporer yang terstruktur.” Para tamu yang menghadiri Liveable Art Soirée satu hari ini akan menikmati konsultasi penataan gaya terkurasi, akses prioritas untuk potongan edisi terbatas, serta pilihan kemasan yang disesuaikan secara eksklusif. Supported by: YATS Colony · EVERNAILS · Four Pillars · Cha Co. Press Release ini sudah tayang di VRITIMES

Hari ini, kurasi kolaboratif utama Purana dan Puragraph x Anton Afganial hadir di jantung distrik finansial Jakarta.…

27 menit ago

BP Tapera Telah Menyelesaikan Tindak Lanjut Rekomendasi Hasil Temuan BPK RI Terkait Ketidaktepatan Sasaran pada Pemeriksaan Tahun 2025

Jakarta, 6 Juli 2026 – Tindak Lanjut Rekomendasi Hasil Pemeriksaan (TLRHP) BPK di atas 90%…

59 menit ago

Bank Raya Dorong Talenta Muda Lebih Resilien dengan Optimalisasi Bank Digital di Young On Top National Conference (YOTNC) 2026

Bank Raya, bank digital bagian dari BRI Group, kembali menunjukkan komitmennya dalam mendorong inklusi keuangan…

6 jam ago

Unitree G1: Robot Humanoid untuk Riset AI dan Pengembangan Robotika

Riset embodied AI dan pengembangan algoritma robotika membutuhkan platform fisik yang bisa menguji kontrol gerak,…

6 jam ago

Underwater Drone FIFISH E-Master untuk Inspeksi Visual Bawah Air

Inspeksi struktur bawah air di kedalaman sedang seperti lambung kapal, tiang jetty, dan infrastruktur pelabuhan…

6 jam ago

This website uses cookies.