Ia menegaskan, hal ini dipahami, mengingat salah satu syarat hewan yang dijadikan kurban adalah hewan yang dalam kondisi sehat, yang salah satu cirinya dapat dilihat dari kondisi fisik yang sempurna (tidak cacat) pada hewan tersebut. Selanjutnya ada hal lain yang tidak kalah penting soal kata ‘sehat’ didalam ibadah kurban.
Ia mengatakan, paling tidak ada tiga prinsip sehat yang menurutnya perlu didengungkan dalam ibadah qurban di tengah maraknya wabah penyakit PMK dan transisi menuju endemic Covid-19 seperti saat ini, diantaranya, sehat hewannya, sehat pelaksanaannya, dan sehat konsumsinya.
Ketiga hal ini menjadi penting karena ini merupakan bagian dari proses yang perlu diperhatikan dan yang akan dilaksanakan oleh siapapun termasuk yang dilakukan oleh panitia kurban dan personil Rumkital dr. Midiyato Suratani, agar ibadah kurban benar-benar aman, baik dari sisi syariat maupun aman dari sisi kesehatan penerima manfaat dari pembagian daging hewan kurban itu sendiri.
Pertama, sehat hewannya. Sudah barang tentu, hewan yang akan dijadikan qurban sesuai dengan ketentuan syariat adalah hewan yang sehat fisiknya, yang ditandai dengan kesempurnaan fisik dan fungsinya. Namun demikian, ada beberapa cacat hewan yang tidak menghalangi sahnya ibadah qurban, yaitu hewan yang dikebiri dan hewan yang pecah tanduknya.
Adapun cacat hewan yang putus telinga atau ekornya, tetap tidak sah untuk dijadikan qurban. Prinsip sehat hewannya, juga tentu diartikan bahwa hewan yang dijadikan qurban terbebas dari berbagai penyakit, seperti terjangkit PMK yang masuk dalam kategori berat sehingga menjadikan qurban yang dilakukan tidak sah.
Dalam proses pendidikan tinggi, pengalaman yang diperoleh mahasiswa tidak hanya terbatas pada pembelajaran akademik di…
BINUS University terus memperkuat revitalisasi Pasar Bunga Rawa Belong sebagai pusat florikultura terbesar di Asia…
Padang, 9 Juni 2026 – Persaingan industri otomotif nasional semakin dinamis seiring masuknya berbagai merek…
Jakarta, 8 Juni 2026 – Upaya pemerintah dalam mempercepat transisi menuju transportasi berkelanjutan terus menunjukkan…
Adapundi kembali menyelenggarakan kegiatan literasi keuangan bertema “Duit Digital: Pintar Genggam Keuangan Bersama Pindar” di…
K Mall kembali memperkuat posisinya sebagai destinasi gaya hidup dan komunitas di kawasan Jakarta Pusat…
This website uses cookies.