Selanjutnya produk tersebut langsung diekspor ke 10 negara tujuan. Diantaranya Malaysia, Singapura, Tiongkok, Belanda, Brazil, India, Jerman, Fiji dan Australia.
Presiden Joko Widodo dalam arahannya mengatakan, sektor pertanin menjadi satu satunya sektor yang bisa bertahan dari hantamam pandemi cohid 19. Presiden berharap para gubernur bupati dan walikota untuk terus menggali potensi unggulan pertanian di daerah masing- masing. Setiap daerah harus memiliki sentra produk unggulan.
“Karenaya saya terus tekankan, beri penguatan permodalan kepada para petani, berikan kepada mereka pendampingan, fasilitasi degan akses teknologi agar mereka bisa makin semangat dan produktif dalam mengelola pertaniannya,” kata Presiden.
Menteri Pertanian RI Sahrul Yasin Limpo sangat berbangga hati, karena Presiden Jokowi langsung hadir sebagai wujud dukungan beliau kepada para petani. Sebagai daerah yang memiliki banyak sentra hasil pertanian, Indonesia juga memiliki banyak komoditas unggulan yang bisa memenuhi kebutuhan dalam negeri dan siap untuk masuk pasar eskpor tentunya./Humas Pemprov Kepri
Page: 1 2
Dalam upaya memperkuat kesiapsiagaan terhadap potensi bencana dan gangguan operasional, Bank Rakyat Indonesia (BRI) melalui…
Dalam rangka meningkatkan keimanan dan memperkuat nilai-nilai spiritual di lingkungan kerja, Bank Rakyat Indonesia (BRI)…
PT Pelindo Sinergi Lokaseva (SPSL) menerima kunjungan dari PT Integrasi Aviation Solusi atau InJourney Aviation…
Dalam Market Outlook terbaru yang dirilis oleh platform aset kripto FLOQ, dinamika geopolitik serta perubahan kondisi…
PT Perkebunan Nusantara I (PTPN I), subholding dari Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero), memancang…
Bianka (BINUS Automated Angklung) adalah inovasi angklung otomatis yang dapat memainkan musik tanpa pemain manusia.…
This website uses cookies.