KEPRI – Wakil Gubernur Kepri, Marlin Agustina menyampaikan bahwa ikhtiar bersama penanganan pandemi Covid-19, salah satunya adalah agar aktivitas belajar mengajar kembali normal. Para pelajar dapat melakukan aktivitas pembelajaran tatap muka seperti sebelumnya dengan penyesuaian normal baru.
“Kami selalu berdoa semoga aktivitas pembelajaran dapat segera kembali normal seperti sediakala dengan kondisi yang aman, nyaman dan sehat. Tentu dengan ikhtiar bersama yang didukung oleh seluruh masyarakat Kepri,” kata Wagub Marlin di Batu Besar, Batam, Rabu (8/9).
Di Batu Besar, Wagub Marlin menyerahkan 1.500 paket imun santri dalam Program Santri Peduli di Pondok Pesantren Darul Falah. Wagub Marlin berharap bantuan ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya dan dapat meringankan beban para santri yang sedang menuntut ilmu.
Wagub Marlin menyampaikan bahwa penyerahan 1.500 paket imun santri kepeda pondok pesantren merupakan bentuk kepedulian bersama untuk terus berjuang membantu penanganan pandemi.
Menurut Ketua TP PKK Kota Batam, pandemi memberi dampak pada semua sektor kehidupan, termasuk pendidikan. Sudah setahun setengah aktivitas belajar mengajar dilaksanakan secara online. Sebagian orang tua, kata Wagub Marlin, selalu curhat ketika jumpa tentang peran mereka dalam proses pembelajaran online itu.
Page: 1 2
PT Kereta Api Logistik (KAI Logistik) terus memperkuat kontribusinya dalam mendukung distribusi barang nasional. Melalui…
Sajiva Residence menyampaikan apresiasi kepada PLN UP3 Gunung Putri (Cileungsi) dan PLN ULP Citeureup atas dukungan…
Pasar aset digital dan pasar keuangan global memasuki periode volatilitas yang lebih tinggi pada pekan…
Dalam upaya mempersiapkan sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing, BRI Region 6 menyelenggarakan…
Oxygen.id, layanan internet broadband dari MoraRepublic, menghadirkan Paket Stream Sport untuk memberikan pengalaman menonton pertandingan olahraga…
Persiapan menuju kunjungan Perdana Menteri India Narendra Modi ke Indonesia mulai memasuki tahap yang lebih…
This website uses cookies.