Categories: HUKUM

Warga Korban Longsor Tanjunguma Datangi Mapolresta Barelang

BATAM – Perwakilan warga korban longsor di Tanjunguma, tepatnya dibelakang Pasar Induk Jodoh Batam mendatangi Mapolresta Barelang, Selasa (31/12/2019) siang. Kedatangan warga ini untuk membuat laporan terkait bangunan rumah mereka yang rusak akibat peristiwa longsor pada Minggu (29/12/2019) lalu.

“Tujuan kami datang untuk membuat laporan polisi,” ujar Agung Wijaya selaku perwakilan warga didampingi Ketua RT 04 Yahudi dan Ketua RW 04 Kareem di Mapolresta Barelang,

Agung mengungkapkan warga memilih membuat laporan ke pihak Kepolisian karena sudah terjadi korban. “Kita mau melaporan karena sudah ada korban dalam peristiwa tersebut. Terlepas mereka punya bukti kepemilikan yang sah terkait lahan ini,” ujarnya.

Agung menjelaskan bahwa di hari pertama pasca perstiwa longsor tersebut, warga juga sudah membuat laporan ke Polsek Lubuk Baja.

“Sekitar jam 8 pagi, pak RW beserta sebagian warga datang ke Polsek Lubuk Baja terkait kejadian ini, karena warga menduga bahwa persitiwa tanah bergeser karena adanya timbunan tanah. Itu yang menyebabkan rumah warga rusak,”ujarnya.

“Warga menuntut tanggungjawab, siapa yang bertanggung jawab itu tugas Polisi untuk menyelidiki. Apakah kejadian tersebut diakibatkan karena adanya penimbunan tanah?”tegasnya.

Namun demikian, lanjut Agung, laporan warga di Polsek Lubuk Baja belum ditanggapi serius, sehingga mereka mendatangi Mapolresta Barelang.

“Kami susul ke Polres, karena kami menganggap Polsek belum menanggapi secara serius. Karena itulah kami datang ke Polres untuk membuat laporan ulang,”ujarnya.

Menurut Agung, laporan warga di Polresta Barelang juga belum ditanggapi secara serius. “Ketika kami tadi masuk ke SPKT, yang sedianya ingin membuat laporan, dari SPKT diarahkan ke Reskrim. Bagian Reskrim mengatakan ini sebenarnya bukan tugas Reskrim, dengan alasan warga yang tinggal di lokasi kejadian tidak punya legalitas kepemilikan tanah,” ujarnya.

Agung menegaskan bahwa persoalan ini akan dilaporkan ke Komnas HAM (Komisi Nasional Hak Asasi Manusia). “Kita sedang menyusun surat terkait kejadian ini dan akan kita bawa ke Komnas HAM,”pungkasnya.

Sementara itu Kapolresta Barelang, Kombes Pol Prasetyo Rahmad Purboyo membenarkan pihaknya sudah menerima laporan pengaduan dari warga.

“Kita sudah menerima kemarin, bentuknya laporan pengaduan bukan laporan Polisi, karena belum kita temukan gimana tindak pidananya,”ujarnya.

Meski demikian, Prasetyo mengatakan pihaknya masih mencari unsur pelanggaran pidananya, tapi Polisi juga sulit menemukan legal standing dari pelapor.

“Kita masih mencari unsur pelanggaran pidananya, tapi Polisi juga sulit menemukan legal standing dari pelapor,” jelasnya.

Prasetyo menegaskan pihaknya tidak bisa meneruskan laporan pengaduan jika tidak ditemukan legal standing dari pelapor.

“Kalau masuknya ke konstruksi hukum, tidak ada legal standingnya. Ya kalau warga ngomong ke perusahaan soal kemanusiaan, saya rasa silahkan saja,” pungkasnya.

 

 

(Elang)

Redaksi - SWARAKEPRI

Recent Posts

Harga Emas Masih Berpeluang Naik, Ini Proyeksi Terbaru Dupoin Futures

Harga emas dunia pada perdagangan hari Senin (13/04) diperkirakan masih memiliki ruang untuk melanjutkan penguatan,…

3 menit ago

Simulasi BCM di BRI BO Segitiga Senen Tingkatkan Kesiapan Hadapi Situasi Darurat

Dalam upaya memperkuat kesiapsiagaan terhadap potensi bencana dan gangguan operasional, Bank Rakyat Indonesia (BRI) melalui…

1 jam ago

Pengajian Rutin di Jackone Hall, Pekerja BRI Region 6 Perdalam Pemahaman Ibadah

Dalam rangka meningkatkan keimanan dan memperkuat nilai-nilai spiritual di lingkungan kerja, Bank Rakyat Indonesia (BRI)…

3 jam ago

PT Pelindo Sinergi Lokaseva dan InJourney IAS Bahas Potensi Sinergi Layanan di Benoa

PT Pelindo Sinergi Lokaseva (SPSL) menerima kunjungan dari PT Integrasi Aviation Solusi atau InJourney Aviation…

4 jam ago

Analisa Pasar FLOQ: Ketegangan Perang Dagang dan Pelemahan Ekonomi AS Dorong Minat Investor ke Bitcoin

Dalam Market Outlook terbaru yang dirilis oleh platform aset kripto FLOQ, dinamika geopolitik serta perubahan kondisi…

4 jam ago

Holding Perkebunan Nusantara Akselerasi Transformasi, PTPN I Fokus Digitalisasi dan Hilirisasi

PT Perkebunan Nusantara I (PTPN I), subholding dari Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero), memancang…

4 jam ago

This website uses cookies.