INGGRIS – Mantan wasit Liga Primer Inggris, Graham Poll mengatakan seharusnya sanksi terhadap Jose Mourinho tidak cukup hanya dua pertandingan tetapi minimal enam laga. Sebab menurut Poll kelakukan Mourinho sudah keterlaluan.
Pasalnya di musim ini saja, Mourinho sudah mendapat skors satu laga dan denda £50 ribu akibat komentarnya yang menyerang Anthony Taylor dan Mark Clattenburg di laga kontra Liverpool dan Burnley.
Menurut Poll, FA harus bertindak lebih keras karena apa yang dilakukan oleh manajer Portugal
“Suporter United mungkin akan berpikir bahwa wasit kini bertindak terlalu keras kepada manajer mereka (Mourinho). Tetapi, sudah terlalu lama tindakan yang dilakukannya ini mendapat toleransi,” tulis Poll dalam kolomnya di Daily Mail.
“Para wasit, termasuk Moss, kini sudah cukup muak dengan kelakukan Mourinho. Wasit sudah melakukan tugasnya, kini giliran FA. Skors enam pertandingan mungkin menjadi hukuman yang tepat,” imbuhnya.
Jose Mourinho dikenal tempramental. Dia suka meledak-ledak di pinggir lapangan saat menyaksikan pasukannya berlaga. Bahkan dia juga sering ribut dengan pelatih lain. Banyak pelatih yang pernah berseteru dengan pria asal Portugal ini. Sebut saja Pep Guardiola saat melatih Barcelona dan Arsene Wenger manajer Arsenal.
Sudah beberapa kali Mourinho dijatuhi sanksi akibat ulahnya , namun dia tidak kapok. Terakhir ketika Manchester United menghadapi West Ham United di Old Trafford yang berakhir imbang.
Manajer Setan Merah ini marah ketika wasit memberikan kartu kuning kepada Poga pada menit ke-27. Ia sempat menendang kaleng minuman di pinggir lapangan. Rupanya tindakan itu dilihat oleh wasit Jonathan Moss.
Tak pelak lagi Mourinho langsung diusir dari pinggir lapangan. Dengan wajah kusam, Mourinho pun meninggalkan lapangan. Akibatnya MU sulit mengatasi permainan West Ham. Menyusul insiden tersebut, Mourinho dilaporkan berpotensi diskors dua pertandingan.
Sumber : poskota
PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) kembali menghadirkan berbagai kemudahan bagi masyarakat yang ingin memiliki…
Duta Besar India untuk Indonesia, Sandeep Chakravorty, mengunjungi jajaran Badan Kerja Sama Antar-Parlemen (BKSAP) DPR…
Di tengah dinamika suku bunga dan nilai tukar yang memengaruhi keputusan masyarakat dalam membeli rumah,…
Oleh Dr. Manish Shrivastava* Jakarta — Jauh sebelum ada kedutaan besar, kunjungan kenegaraan, atau perjanjian diplomatik, hubungan…
Berbagai aktivitas kemahasiswaan memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk belajar secara langsung melalui pengalaman nyata. Tidak…
Pertemuan tahunan antara Perdana Menteri India Narendra Modi dan Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi di…
This website uses cookies.