WhatsApp dikabarkan sedang menyiapkn fitur baru agar pengguna bisa mengetahui pesan spam dan tidak dibohongi.
Salah satu contoh yang sering beredar, seperti diberitakan laman The Independent, pengguna diminta meneruskan pesan ke sejumlah kontak agar tidak kena biaya berlangganan WhatsApp.
WhatsApp menyiapkan sistem pemberitahuan ke pengguna ketika mendapat pesan yang sudah dibagikan sekurang-kurangnya 25 kali.
Cara seperti ini dianggap mampu mengidentifikasi spam sehingga pengguna bisa memutuskan mau membaca pesan tersebut atau tidak.
WhatsApp pernah mengeluarkan tips untuk mewaspadai pesan yang diduga spam, antara lain banyak kesalahan penulisan, meminta mengklik tautan, membagikan informasi pribadi dan meminta meneruskan pesan.
Pengguna disarankan tidak mengklik tautan apa pun dalam pesan tersebut dan melaporkannya ke WhatsApp melalui aplikasi.
Jika menerima spam dari kontak yang tidak dikenal, pengguna bisa memblokir kontak tersebut agar orang itu tidak bisa lagi menghubungi.
Editor : Roni Rumahorbo
Sumber : Antaranews.com
BATAM - NCB Interpol Indonesia mengungkapkan bahwa penangkapan 210 Warga Negara Asing(WNA) yang diduga terlibat…
BATAM – Direktorat Jenderal Imigrasi menangkap 210 warga negara asing (WNA) yang diduga terlibat dalam…
Di tengah dominasi film horor dewasa yang penuh teror gelap, sebuah oase kreatif muncul dari…
Kebijakan pemerintah Brasil yang menetapkan bea anti-dumping hingga US$670 per ton terhadap sejumlah produk baja…
PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan keselamatan…
Jakarta (07/05), Dalam agenda tahunan ke-14 Jakarta Marketing Week 2026 (JAKMW-26), PT Jasa Marga (Persero)…
This website uses cookies.