Categories: BISNIS

WSBP Raih Kontrak Proyek Pembangunan Gedung Laboratorium Smart System and Integrated Technologies (L-SSIT) Universitas Udayana Bali

PT Waskita Beton Precast Tbk (kode saham: WSBP) meraih kontrak baru dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi untuk proyek pembangunan Gedung Laboratorium Smart System and Integrated Technologies (L-SSIT) Universitas Udayana Bali.

Dalam proyek ini, WSBP bertindak sebagai kontraktor pelaksana yang bertanggung jawab atas keseluruhan pekerjaan konstruksi, mulai dari persiapan, pekerjaan galian, pekerjaan struktur, arsitektur, hingga Mechanical, Electrical, and Plumbing (MEP) yang menjadi bagian vital dalam pembangunan gedung laboratorium modern tersebut.

“Kami selaku penyedia jasa konstruksi berkomitmen untuk memastikan setiap tahapan pekerjaan dijalankan tepat waktu dan sesuai standar mutu, sehingga menghasilkan bangunan berkualitas yang dapat mendukung sarana dan prasarana pendidikan secara optimal,” ujar Fandy Dewanto, Kepala Divisi Corporate Secretary WSBP.

Kontrak kerja proyek Pembangunan Gedung Laboratorium L-SSIT Universitas Udayana Bali telah ditandatangani oleh WSBP dan Universitas Udayana pada Jumat (20/2) di Gedung Rektorat Universitas Udayana. Penandatanganan tersebut dihadiri oleh perwakilan masing-masing pihak. WSBP diwakili oleh Itung Prasaja selaku Direktur Operasional dan turut disaksikan oleh Anak Agung Gede Sumadi selaku Direktur Utama WSBP. Sementara itu, Universitas Udayana diwakili oleh Prof. Dr. Ir. Lie Jasa, MT, IPU, ASEAN Eng selaku Pejabat Pembuat Komitmen Konstruksi Universitas Udayana.

Pembangunan Gedung Laboratorium L-SSIT ini diharapkan dapat mendukung penguatan riset dan pengembangan teknologi di lingkungan Universitas Udayana, khususnya dalam bidang riset dan teknologi terintegrasi. Kehadiran fasilitas laboratorium yang representatif menjadi bagian penting dalam meningkatkan kualitas pembelajaran dan inovasi di perguruan tinggi.

“Sebelumnya kami juga telah mengerjakan sejumlah proyek konstruksi di bidang pendidikan, diantaranya pembangunan Mess Kadet & Laboratorium Universitas Pertahanan di Sentul, pembangunan UNIPI PERSIS di Bandung, serta Pembangunan Politeknik Negeri Madura (POLTERA) yang saat ini tengah berjalan. Pengalaman tersebut memperkuat kapasitas kami dalam menghadirkan fasilitas pendidikan yang fungsional dan mendukung aktivitas akademik secara optimal,” tambahnya.

Proyek ini menjadi capaian penting dalam memperkuat posisi WSBP sebagai penyedia jasa konstruksi yang dipercaya untuk menangani proyek-proyek di sektor pendidikan. WSBP juga berkomitmen menjalankan setiap proyek dengan mengedepankan tata kelola perusahaan dan memastikan pekerjaan dilakukan dengan efektif, efisisien, dan sesuai dengan standar kualitas sehingga memberikan manfaat yang berkelanjutan.

Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Pondra - SWARAKEPRI

Recent Posts

Imigrasi Dalami Keterlibatan WNI di Kasus Scammer Trading di Apartemen Batam

BATAM - Direktorat Jenderal(Ditjen) Imigrasi masih mendalami keterlibatan Warga Negara Indonesia(WNI) pasca penangkapan 210 Warga…

2 jam ago

Liberta Hotel International Hadir di Belajaraya 2026, Dorong Ruang Interaksi Kreatif dan Kolaborasi Komunitas

Liberta Hotel International turut ambil bagian dalam Belajaraya 2026, sebuah festival kolaboratif yang mempertemukan komunitas,…

4 jam ago

Interpol Sebut Jaringan Scammer Kamboja Mulai Bergeser ke Indonesia

BATAM - NCB Interpol Indonesia mengungkapkan bahwa penangkapan 210 Warga Negara Asing(WNA) yang diduga terlibat…

21 jam ago

Imigrasi Tangkap 210 WNA Terduga Pelaku Scam Trading di Batam, Begini Modusnya

BATAM – Direktorat Jenderal Imigrasi menangkap 210 warga negara asing (WNA) yang diduga terlibat dalam…

1 hari ago

Aditya Gumay Hadirkan ‘Ghost Buzzer’, Machika Luna, dan Musik Akustik di Hari Buruh

Di tengah dominasi film horor dewasa yang penuh teror gelap, sebuah oase kreatif muncul dari…

1 hari ago

Fenomena Tarif Baja Melebihi Harga: Bukti Distorsi Pasar Baja Global

Kebijakan pemerintah Brasil yang menetapkan bea anti-dumping hingga US$670 per ton terhadap sejumlah produk baja…

1 hari ago

This website uses cookies.