Categories: BISNIS

XL Hadirkan Aplikasi bagi Nelayan dan Petani

Komitmen Mendukung Pemerintah Kembangkan Daerah Tertinggal

BATAM – swarakepri.com : Sebagai bentuk komitmen untuk mendukung program pemerintah dalam pengembangan daerah tertinggal di Indonesia, PT XL Axiata Tbk(XL) akan menghadirkan aplikasi khusus bagi nelayan dan petani yang akan dilounching pada akhir bulan februari 2015 ini. Hal tersebut disampaikan Deputi CEO XL Dian Siswarini, Senin(9/2/2015) di restoran Sari Bambu Batam Center.

“Untuk mendukung agenda pemerintah yang saat ini fokus di bidang pertanian dan perikanan, XL akan menggodok aplikasi untuk bisa membantu nelayan dan petani. Aplikasi ini akan dilouncing akhir bulan ini,” terang Dian.

Dian mengatakan aplikasi ini nantinya bisa membantu nelayan untuk mencari ikan lebih cepat karena menyediakan informasi mengenai cuaca dan plankton. Aplikasi ini juga menyediakan informasi harga ikan yang ada dipengepul. Sedangka aplikasi untuk petani menghadirkan informasi mengenai tanah.

Sebelumnya Dian juga menyampaikan komitmen XL untuk mendukung program pemerintah dalam mendorong percepatan pembangunan di wilayah tertinggal melalui sejumlah rencana khusus dengan menyesuaikan pembangunan jaringan dan layanan dengan menjangkau daerah terpencil dan perbatasan.

“Selama beberapa tahun ini XL selalu mencoba untuk tetap membangun infrastruktur dan menggelar layanan didaerah yang tidak menguntungkan secara bisnis dengan pertimbangan untuk membantu daerah setempat dengan mendorong tumbuhnya perekonomian lokal,” jelasnya.

Dikatakannya ada puluhan BTS XL yang berdiri di daerah-daerah perbatasan yang terpencil dari pusat perekonomian diantaranya Sabang, Semeulue, Nias, Natuna dan sejumlah pulau yang ada di Kepulauan Riau(Kepri) serta di Kalimantan bagian utara yang berbatasan dengan Serawak dan Sabah. Selain itu di Indonesia
Timur juga memiliki BTS yakni di Biak, Jayapura dan Merauke.

“Kedepan, XL tidak hanya menyediakan jaringan dan layanan saja untuk daerah tertinggal, tapi akan mencoba lebih memberdayakan potensi manfaat yang dimiliki oleh infrastruktur jaringan telekomunikasi dan internet untuk mengembangkan potensi suatu daerah secara komprehensif. Konsep “Kota Pintar” atau “Desa Pintar akan menjadi acuan,” terenganya.

Saat ini menurut Dian, jaringan layanan XL telah melayani hampir seluruh propinsi di seluruh Indonesia dengan jumlah pelanggan sebanyak 59,6 juta pelanggan. Jaringan backbone serat optik XL telah mencapai lebih dari 30 ribu km yang membentang dan menghubungkan semua pulau-pulau utama Sumatera-Jawa-Bali- Lombok-Sulawesi-Kalimantan.

“Backbone XL juga terhubung secara langsung dengan jaringan internasional melalui Johor Malaysia,” pungkasnya. (redaksi)

Redaksi - SWARAKEPRI

Recent Posts

Antisipasi Libur Isra Miraj 15–18 Januari, KAI Daop 1 Jakarta Sediakan 158 Ribu Tempat Duduk

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta mengantisipasi peningkatan mobilitas masyarakat pada libur…

3 jam ago

Optimasi Hilirisasi Bauksit Nasional, Ciptakan Nilai Tambah Hingga US$3,8 triliun

JAKARTA – Langkah Indonesia untuk meningkatkan nilai tambah dari sumber daya alam mineral bauksit, menjadi…

5 jam ago

Topremit Kembali Raih Award “Penyedia Jasa Transfer Terbaik 2025” dari BI

Topremit kembali menyabet penghargaan bergengsi dari Bank Indonesia sebagai ‘Penyedia Jasa Transfer Terbaik 2025’. Melalui acara…

16 jam ago

Ruas Batang–Semarang Dorong Pengembangan Kawasan Industri di Jawa Tengah

Semarang (14/01) – PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) menegaskan bahwa Jalan Tol Batang–Semarang merupakan salah…

2 hari ago

Kementerian PU Tambah 57 Titik Sumur Bor Pasokan Air Bersih Aceh

Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terus bergerak mendukung pemulihan layanan dasar pascabencana di Provinsi Aceh. Fokus…

2 hari ago

Usai Rilis Inflasi AS, Emas Diprediksi Masih Menguat

Usai rilis data inflasi Amerika Serikat, pergerakan harga emas dunia diperkirakan masih berpotensi melanjutkan penguatan…

2 hari ago

This website uses cookies.